Lokal

Pemkab Asahan Selesaikan Audit BPK, Raih Peringkat Tiga Realisasi Belanja

Bagikan:
Bupati dan Sekdakab memberi pemaparan saat exit meeting audit BPK di Asahan

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan resmi menuntaskan seluruh rangkaian audit pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan oleh BPK RI Perwakilan Sumatera Utara melalui kegiatan exit meeting di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Senin (19/10). Pertemuan ini menandai akhir pemeriksaan selama kurang lebih 30 hari dan sekaligus mengumumkan capaian realisasi belanja daerah.

Hasil pemeriksaan dan peringkat

Badan Pemeriksa Keuangan memberi apresiasi atas efisiensi anggaran yang ditunjukkan Pemkab Asahan. Dalam pemantauan BPK, Kabupaten Asahan menempati peringkat ketiga di antara seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk realisasi belanja daerah.

Proses audit dan durasi

Penanggung jawab tim pemeriksa BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Tommy Tampubolon, menjelaskan bahwa exit meeting merupakan tahapan penutup setelah proses pemeriksaan yang berlangsung sekitar 30 hari di lingkungan Pemkab Asahan.

Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan yang telah terjalin selama kurang lebih 30 hari pelaksanaan pemeriksaan. Kami berharap seluruh proses ini dapat berjalan dengan baik hingga tahap akhir.

Tommy juga menyampaikan permohonan maaf mewakili timnya bila selama tugas terdapat ketidaknyamanan.

Kami memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam sikap maupun pelayanan selama tim BPK bertugas di Kabupaten Asahan.

Respons Pemkab Asahan

Acara dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Sekretaris Daerah, dan para kepala OPD. Bupati menyambut baik arahan dan evaluasi dari BPK sebagai bahan perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Pemeriksaan yang dilakukan BPK menjadi bagian penting dalam mendorong perbaikan tata kelola keuangan daerah agar semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

Taufik menegaskan bahwa kehadiran tim auditor tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga memberi arahan teknis yang membantu jajaran OPD memahami pengelolaan anggaran publik. Menurutnya, hasil pemeriksaan dan masukan tim BPK menjadi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan Kabupaten Asahan ke depan.

Implikasi dan tindak lanjut

Dengan selesainya pemeriksaan, Pemkab Asahan diharapkan menindaklanjuti rekomendasi BPK untuk memperkuat akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi. Peringkat ketiga dalam realisasi belanja menjadi tolok ukur, namun juga mendorong perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan anggaran publik.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait