Peluncuran Ruang Ayah di Banda Aceh, 100 Ayah Ikut Serta
Komunitas Ayah Pembelajar meluncurkan Ruang Ayah di Tropicollo, Banda Aceh, Minggu malam (18/10/2026). Acara dihadiri sekitar 100 ayah dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Inisiatif ini digelar bekerjasama dengan Yayasan Wakaf Nurul Islah untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan membangun keluarga tangguh.
Peluncuran dan peserta
Peluncuran resmi berlangsung malam hari dan diisi talkshow serta diskusi. Peserta utama adalah para ayah yang ingin meningkatkan kapasitas pengasuhan. Kehadiran 100 ayah mencerminkan minat kuat komunitas terhadap program ini.
Tujuan Ruang Ayah
Inisiator program, Fatharaz Zikir, menyatakan bahwa Ruang Ayah berfungsi sebagai komunitas pembelajaran berkelanjutan. Tujuannya adalah memberi ruang bagi ayah untuk berbagi pengalaman, belajar, dan saling menguatkan dalam pengasuhan anak.
"Wadah ini dirancang sebagai ruang belajar berkelanjutan bagi para ayah untuk berbagi pengalaman dan saling menguatkan. Selain itu juga untuk meningkatkan kapasitas diri dalam menjalankan peran dan tanggung jawab di tengah keluarga,"
Fatharaz menambahkan bahwa peran ayah adalah proses pembelajaran yang terus berlangsung. Dengan demikian, komunitas ini diharapkan memupuk budaya belajar di kalangan ayah menghadapi dinamika keluarga modern.
Isi kegiatan dan pesan narasumber
Acara dimeriahkan talkshow bersama Ayah Irwan Rinaldi, praktisi nasional bidang keayahan dan konsultan keluarga. Diskusi berlangsung antusias dan menyoroti peran emosional ayah.
"Keterlibatan ayah dalam keluarga sangat penting untuk membangun hubungan yang hangat dan mendukung perkembangan anak. Para ayah perlu terus belajar memahami kebutuhan anak, memperbaiki pola komunikasi, dan membangun kedekatan yang bermakna,"
Irwan menegaskan bahwa peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah. Ayah juga harus hadir secara emosional, menjadi teladan, dan ikut mendampingi tumbuh kembang anak. Ia menekankan pentingnya sikap terbuka untuk terus belajar dan evaluasi diri.
Harapan dan prospek
Penyelenggara berharap Ruang Ayah berkembang dari sebuah komunitas menjadi gerakan yang lebih luas. Kolaborasi dengan Yayasan Wakaf Nurul Islah diharapkan memperluas jangkauan program ke masyarakat yang lebih luas.
Dengan pertemuan dan kegiatan berkelanjutan, Ruang Ayah ditargetkan menjadi tempat bertukar praktik baik pengasuhan dan membangun keluarga yang lebih harmonis serta berkualitas.
Ruang Ayah di Banda Aceh dipandang sebagai langkah awal yang konkret untuk memperkuat kapasitas ayah, sekaligus mendorong tumbuhnya generasi masa depan yang lebih baik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Orangutan Sumatera Dipulangkan dari India ke Kualanamu
Orangutan Sumatera hasil repatriasi dari India tiba di Bandara Kualanamu dan dibawa ke SRA Langkat untuk men...
AKDA Desak Polda Sumut Periksa Ketua YPDA soal Penahanan Ijazah
AKDA mendesak Polda Sumut periksa Ketua Pembina YPDA, Richard Pardede, terkait dugaan penahanan ijazah 11 ma...
Longsor Tutupi Jalan Banda Aceh–Medan di Seulimum, Aceh Besar
Longsor di Jawie, Seulimum menutup setengah badan Jalan Banda Aceh–Medan pada Senin (19/10); BPBD Aceh Besar...
Pagelaran Seni Hari Jadi Labuhanbatu ke-81 dan Pelantikan Adat
Pemerintah Labuhanbatu gelar Malam Pagelaran Seni dan pelantikan Perhimpunan Adat pada peringatan Hari Jadi...
Longsor Tutup Jalinsum Batu Jomba Sipirok, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Longsor menutup Jalinsum di Batu Jomba Sipirok (18/10), memaksa pengalihan arus dan penggunaan jalur alterna...
Polres Pematangsiantar Gelar KRYD Tiga Pilar untuk Redam Geng Motor
Polres Pematangsiantar menggelar KRYD tiga pilar pada 18 Oktober untuk menekan geng motor, balap liar, knalp...