Marc Klok: Tantangan Format Baru Liga 1 2024/2025 bagi Persib
Marc Klok menyambut format baru Liga 1 2024/2025 dengan tantangan besar bagi Persib Bandung. Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengembalikan sistem double round robin berarti juara ditentukan dari akumulasi poin dua putaran, bukan lagi lewat Championship Series. Pernyataan itu disampaikan Klok pada Rabu (26/6) saat menanggapi perubahan format kompetisi.
Format baru dan alasan perubahan
LIB merombak format kompetisi untuk menyesuaikan jadwal Tim Nasional Indonesia. Perubahan ini berkaitan dengan agenda penting, seperti putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia, SEA Games 2025, dan Piala AFF. Akibatnya, kompetisi akan berhenti sementara saat pemain dipanggil timnas dan pada jadwal FIFA Matchday.
Penyesuaian kalender dibuat agar pemanggilan pemain ke timnas tidak lagi memicu masalah seperti beberapa musim lalu. Selain itu, pergeseran tanggal kompetisi akan mengacu pada jadwal Timnas Indonesia dan kalender internasional resmi.
Dampak bagi Persib
Perubahan ke sistem penuh dua putaran sejatinya mengurangi keuntungan bagi Persib. Klub yang sering tampil kuat di babak akhir dan memiliki mentalitas juara dalam format final dianggap lebih diuntungkan saat ada Championship Series. Tanpa fase akhir itu, Persib harus konsisten sepanjang musim agar bisa mendulang gelar.
Meski demikian, para pemain diharapkan menjaga fokus dan mematangkan persiapan sejak awal kompetisi. Konsistensi dan manajemen rotasi menjadi kunci dalam musim yang lebih panjang ini.
Respons Marc Klok
Gelandang senior itu menyatakan perubahan bukan hal yang mengganggunya. Ia justru melihatnya sebagai motivasi tambahan untuk membuktikan kualitas tim tanpa mengandalkan format playoff.
"Mari kita jadikan ini tantangan baru dan buktikan kami bisa menjadi juara tanpa itu (Championship Series)." — Marc Klok, Rabu (26/6)
Klok juga mengakui kebanggaannya setelah membawa Persib juara Liga 1 2023/2024 melalui Championship Series. Namun ia menegaskan fokus tim kini pada persiapan teknis dan fisik untuk menyongsong liga dengan skema dua putaran.
Apa yang bisa diantisipasi suporter?
Suporter dapat mengharapkan laga yang menuntut konsistensi dari awal hingga akhir musim. Penundaan kompetisi pada saat pemanggilan timnas akan mengubah ritme pertandingan, sehingga pelatih perlu menyiapkan strategi rotasi lebih matang.
Perubahan format ini memberi gambaran bahwa musim 2024/2025 akan jadi ujian ketahanan tim selama 34 pertandingan kompetitif. Persib, menurut Klok, siap menghadapi ujian tersebut dengan target mempertahankan titel juara.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...
Kiandra Ramadhipa Targetkan Podium di Misano Moto3 Junior 2026
Kiandra Ramadhipa akan tampil di Misano (16–18 Okt 2026) dan membidik podium untuk memperkecil jarak menuju...
HYDROPLUS Soccer League 2026/2027: 110 Tim Berebut Panggung Putri
HYDROPLUS Soccer League 2026/2027 digelar mulai Oktober di lima kota dengan 110 tim U-15 dan U-18, untuk mem...