Jamaah Haji Aceh Terima 11,2 Juta Riyal dari Wakaf Habib Bugak
BANDA ACEH — Jamaah haji asal Aceh kembali menerima dana bagi hasil dari pengelolaan Wakaf Habib Bugak Asyi di Makkah sebesar 11,2 juta riyal atau sekitar Rp 52,5 miliar. Penyerahan disampaikan saat pembukaan Bimbingan Teknis Baitul Mal Gampong (BMG) di Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh, Rabu (20/5).
Bagi hasil dan distribusi
Menurut anggota Badan Baitul Mal Aceh (BMA) Fahmi M. Nasir MCL, setiap jamaah menerima masing-masing 2.000 riyal atau sekitar Rp 9,3 juta. Penyerahan dilakukan langsung oleh salah seorang nazir wakaf, Dr. Syaikh Abdul Latif Muhammad Baltu.
Total bagi hasil yang sudah diberikan selama 11 tahun ini sudah melebihi 100 juta riyal atau Rp 469,4 miliar, hampir setengah triliun
Dorongan untuk pengelolaan wakaf lebih produktif
Fahmi menyatakan Syaikh Baltu kerap menanyakan kondisi dan perkembangan aset wakaf di Aceh saat bertemu masyarakat. Pertanyaan itu bertujuan mendorong pengelolaan wakaf agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dia menambahkan, keberhasilan Wakaf Habib Bugak Asyi yang produktif sejak awal wakaf pada 1809 menjadi contoh yang ingin diteladani untuk meningkatkan manfaat wakaf di Aceh, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
Gerakan Aceh Berwakaf (GAB)
Fahmi menyebut dana bagi hasil ini turut mendorong lahirnya Gerakan Aceh Berwakaf (GAB), yang diluncurkan Pemerintah Aceh pada 16 Maret 2025 dan diperkuat Instruksi Gubernur pada 25 Juli 2025. GAB dirancang sebagai rangkaian program sektor wakaf yang diimplementasikan bersama masyarakat untuk mengembalikan peran sentral wakaf di Aceh.
GAB merupakan manifestasi kesadaran Pemerintah Aceh tentang besar dan sentralnya peran wakaf jika dikelola dengan baik
Peran Baitul Mal Gampong (BMG)
Keberhasilan GAB, kata Fahmi, bergantung pada keberadaan dan kinerja BMG, yang merupakan amanah Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 dan revisinya Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021. BMG bertugas mengelola zakat, harta wakaf, dan harta keagamaan lain sesuai prinsip syariat.
Pemerintah Aceh menginstruksikan percepatan pembentukan dan penguatan kelembagaan BMG di gampong-gampong yang belum membentuknya, agar fungsi pengelolaan dan pengembangan wakaf dapat dioptimalkan.
Bimbingan teknis untuk nazir BMG
Plh Kepala Sekretariat BMA Saifullah menjelaskan Bimtek Nazir BMG bertujuan meningkatkan kapasitas nazir agar lebih profesional dan amanah dalam mengelola wakaf. Materi meliputi teknik pengumpulan, pengelolaan, dan pemberdayaan harta wakaf.
Fasilitator yang dihadirkan berasal dari berbagai lembaga dan pakar, termasuk kepala Bappeda Aceh dan akademisi yang kompeten di bidangnya.
Hasil yang diharapkan adalah nazir BMG yang mampu mengelola dan mengembangkan wakaf secara berkelanjutan
Peserta dan tindak lanjut
Bimtek diikuti utusan dari 23 gampong di seluruh Aceh, masing-masing dua orang, sehingga total peserta 46 orang. Kegiatan ini diharapkan memperkuat jaringan pengelolaan wakaf di tingkat gampong dan mendukung implementasi GAB ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...