AS Rayakan Penurunan Kematian Ibu di Banten, MCGL Beralih
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta bersama Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Banten menggelar kegiatan pembelajaran dan transisi pada Selasa, 12 Mei 2026 di Serang. Acara itu merayakan pencapaian penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir, serta menandai beralihnya program MOMENTUM Country and Global Leadership (MCGL) dari dukungan donor ke pengelolaan pemerintah daerah.
Keberhasilan program MCGL di Banten
Program MCGL telah berjalan sejak 2021 dengan fokus memperkuat sistem layanan bagi ibu dan bayi baru lahir. Di Banten, intervensi dijalankan di lima kabupaten/kota melalui pendekatan Peningkatan Mutu Kolaboratif. Pendekatan ini meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan kader masyarakat secara terstruktur.
“Amerika Serikat bangga dapat bermitra dengan Indonesia untuk meningkatkan layanan yang mendukung kesehatan ibu dan bayi baru lahir di Provinsi Banten. Upaya ini berhasil dan menunjukkan apa yang dapat dicapai melalui pendekatan berbasis bukti dan rasa kepemilikan lokal yang kuat,”
— Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS, Peter M. Haymond.
Data dan dampak
Hasil evaluasi program menunjukkan penurunan signifikan pada beberapa indikator kunci. Angka kematian ibu di fasilitas kesehatan yang didukung turun tajam dalam satu tahun terakhir. Penurunan ini menjadi bukti efektivitas intervensi berbasis bukti dan pelibatan komunitas.
| Indikator | Sebelum (2024) | Sesudah (2025) |
|---|---|---|
| Angka kematian ibu per 100.000 persalinan | 214,4 | 95,7 |
| Angka kematian neonatal per 1.000 kelahiran hidup | 16,2 | 15,5 |
| Jumlah kader dilatih | > 300 kader | |
| Kunjungan rumah | > 6.000 kunjungan, menjangkau ~16.000 warga | |
| Cakupan fasilitas | 46 lokasi | 134 fasilitas |
Transisi pengelolaan ke pemerintah daerah
Meski program MCGL akan resmi berakhir pada Mei 2026, peralihan operasional sudah disiapkan. Menurut perwakilan AS, intervensi penyelamat nyawa yang telah dibangun kini dapat sepenuhnya dilanjutkan oleh pemerintah daerah di Banten. Dukungan AS ke sektor kesehatan lanjut melalui Strategy for Global Health: America First.
Partisipasi dan kelanjutan
Kegiatan di Serang dihadiri sekitar 250 peserta, termasuk pejabat Kementerian Kesehatan, pimpinan daerah, tenaga kesehatan, dan kader masyarakat. Hadirnya berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan memperkuat kesinambungan program dalam sistem kesehatan lokal.
Keberhasilan ini memberi gambaran bagaimana kolaborasi internasional dan kepemilikan lokal dapat menurunkan angka kematian ibu dan meningkatkan layanan ibu serta bayi baru lahir secara berkelanjutan di tingkat provinsi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Tol Cipularang–Padaleunyi
Jasa Marga melanjutkan pemeliharaan Tol Cipularang–Padaleunyi pada 5–11 Juli 2026, mencakup rekonstruksi, ma...
KLH Sanksi Administrasi atas Kebakaran TPA Jatiwaringin
KLH akan sanksi administrasi TPA Jatiwaringin karena kelalaian; pengawasan dimulai 1 Agustus 2026 dan rehabi...
Tokopedia Bantah PHK, Terapkan Internal Mobility dan Buka 100+ Posisi
Tokopedia tegas: bukan PHK, melainkan penataan tenaga kerja lewat internal mobility dan buka lebih dari 100...
Pelita Air dan BNI Tawarkan Diskon Tiket Domestik hingga Rp360.000
Pelita Air dan BNI beri diskon tiket domestik hingga Rp360.000, pembelian 4–31 Juli 2026 untuk terbang 6 Jul...
Indonesia dan Singapura Sepakati Jaga Keamanan Selat Malaka
Indonesia dan Singapura sepakat memperkuat keamanan Selat Malaka pada pertemuan Leaders' Retreat 6 Juli 2026...
TransNusa Buka Rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Wakatobi
TransNusa buka rute Jakarta–Bangkok per 6 Agustus 2026 dan dua rute Denpasar ke Wakatobi dan Waingapu pada J...