KBPP Polri Siap Jadi Mitra Strategis Jaga Stabilitas
Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Evita Nursanty menegaskan organisasi itu harus berperan sebagai mitra strategis Kepolisian Republik Indonesia untuk menjaga stabilitas nasional.
Munas VI dan Pernyataan Ketua Umum
Pernyataan itu disampaikan Evita usai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VI KBPP Polri di Jakarta Selatan pada Jumat, 15 Mei 2026. Ia menegaskan KBPP dibentuk berdasarkan TR Kapolri untuk mendukung tugas-tugas kepolisian.
Evita yang menjabat Ketua Umum KBPP Polri 2021-2026 dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI mengatakan organisasi perlu aktif terlibat dalam persoalan kebangsaan dan kemasyarakatan.
"Kita ini lahir dari TR Kapolri untuk menjadi mitra strategis daripada Polri di dalam stabilitas keamanan dan ketertiban. Segala hal-hal yang berkaitan dengan itu kita dilibatkan,"
Peran dalam Menangkal Ancaman Sosial
Evita menyebutkan KBPP harus membantu Polri mendeteksi dan mengantisipasi berbagai ancaman yang mengganggu ketertiban. Ancaman yang disorot meliputi radikalisme, terorisme, narkoba, dan ekstremisme.
- Radikalisme
- Terorisme
- Narkoba
- Ekstremisme
Menurutnya, peran KBPP bukan sekadar memberi laporan, melainkan menjadi "mata dan telinga" Polri di komunitas yang membutuhkan respons cepat.
"Sehingga kita juga bisa menjadi mata telinga daripada Polri, dimana yang kira-kira Polri itu harus turun,"
Penguatan Pembinaan dan Sinergi
Evita menyampaikan pembinaan organisasi terus digencarkan bersama jajaran pembina KBPP Polri. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan anggota dalam mendeteksi persoalan sosial di wilayahnya.
Sinergi antara KBPP dan kepolisian, kata dia, diperkuat dari tingkat daerah hingga pusat. Kolaborasi ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas dan meningkatkan manfaat organisasi bagi masyarakat.
Evita juga mengingatkan pentingnya contoh perilaku bagi keluarga besar Polri. Ia meminta putra-putri anggota Polri menghindari keterlibatan yang dapat merugikan institusi.
Implikasi dan Langkah ke Depan
Dengan menegaskan peran sebagai mitra strategis, KBPP Polri menempatkan diri pada posisi yang lebih aktif dalam menjaga ketertiban sosial. Ke depannya, penguatan pembinaan dan komunikasi antarlevel diharapkan meningkatkan respons terhadap gangguan keamanan lokal.
Penguatan hubungan formal dan pelatihan deteksi dini menjadi langkah yang mungkin akan diperluas oleh KBPP bersama Polri untuk menjaga stabilitas nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...