Antrian BBM di Dairi: Warga Keluhkan Jalan Semrawut
Sidikalang, Dairi — Antrian panjang kendaraan di seluruh SPBU Kabupaten Dairi kembali terjadi sejak pagi, Kamis (9/7). Warga mengeluhkan kemacetan di pintu masuk SPBU, praktik melawan arah, dan tidak adanya petugas yang mengatur arus sehingga situasi menjadi semrawut.
Antrian dan kondisi di lapangan
Warga yang antre mengaku antrean semakin panjang karena banyak kendaraan yang mencoba masuk sekaligus. M Manik (41), warga Sidikalang, mengatakan bahwa kemacetan kian parah saat tidak ada petugas yang mengatur lalulintas di sekitar SPBU.
"Seandainya ada petugas yang mengatur kendaraan, mungkin antreannya tidak akan seperti ini," kata M Manik, yang hendak mengisi Pertalite.
Menurut pengamatan di lapangan, jenis Solar lebih sering habis dibandingkan Pertalite dan Pertamax. Namun antrean tetap terlihat pada pagi dan siang hari saat banyak masyarakat datang sekaligus.
Penyebab: bukan kelangkaan, melainkan panic buying
Junihardi Siregar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Dairi, menyatakan bahwa antrean panjang bukan akibat kelangkaan stok. Dia menyebut fenomena panic buying sebagai akar masalah, di mana konsumen borong atau mengisi berulang kali dalam waktu singkat.
"Jatah kebutuhan Kabupaten Dairi cukup hingga Desember nanti. Untuk menghindari hal yang terjadi saat ini mari kita sama-sama mengawasi supaya tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan cara menimbun BBM atau penyimpangan konsumen," ujar Junihardi.
Hasil rapat koordinasi dan langkah yang disepakati
Pihak pemerintahan daerah telah menggelar rapat koordinasi dengan pihak Pertamina serta pengelola SPBU. Salah satu poin penting yang disepakati adalah pembatasan pengisian untuk mencegah praktik lansir dan pengisian bolak-balik yang diduga dilakukan beberapa konsumen.
Komplikasi lain yang ditemukan adalah modifikasi tangki kendaraan sehingga volume pengisian melebihi kapasitas normal. Pembatasan dan pengawasan disebut akan diperketat agar distribusi lebih merata.
Ketersediaan stok dan imbauan
Pemerintah daerah menegaskan stok BBM untuk Kabupaten Dairi aman hingga akhir tahun, sehingga masyarakat diimbau tidak panik. Kepala Bagian Perekonomian, Lipinus Sembiring, menyatakan bahwa hasil rapat akan disampaikan ke pimpinan dan dapat ditindaklanjuti dengan surat edaran jika disetujui.
Pantauan di salah satu SPBU Batang Beruh sekitar pukul 15.00 WIB menunjukkan sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar jenis Pertamax, menandakan pasokan untuk beberapa jenis BBM masih tersedia.
Langkah ke depan fokus pada pengaturan arus di lokasi SPBU, pembatasan pengisian untuk mencegah praktik penimbunan, serta sosialisasi agar konsumen tidak terpancing isu kelangkaan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Golkar: SK DPD Sumut Rampung, Pelantikan Tunggu Kehadiran Bahlil
Golkar pastikan SK DPD Sumut rampung dan pelantikan menunggu kehadiran Ketua Umum Bahlil, diperkirakan pekan...
DPR Minta Aparat Tak Beri Toleransi atas Penyiksaan Anak di Medan
Bocah 10 tahun di Medan mengalami penyiksaan berat; anggota DPR Ahmad Doli mendesak aparat menyelesaikan per...
PT JSS Serahkan 6 Hektare untuk Fasilitas Umum di Sukarame Baru
PT JSS berencana menyerahkan 6 hektare lahan di Sukarame Baru untuk fasilitas umum; proses akan melibatkan p...
Polrestabes Medan Tangkap WN Malaysia Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap WN Malaysia dan kekasihnya, menyita 29 bungkus vape getar yang dibawa dari Malay...
Sergai Rehabilitasi Jalan Simpang Melati sepanjang 4.000 meter
Wabup Sergai tinjau rehabilitasi Jalan Simpang Melati di Perbaungan; proyek hotmix 4.000 m perkuat konektivi...
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry Sabet 3 Medali di Sumut Open
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry pulang dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari Sumut Open Pencak Silat 20–2...