Nasional

Anak Buruh Bangunan Aji Bayu Jadi Lulusan Terbaik IPDN

Bagikan:
Aji Bayu Ramadhan, lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII 2026

Aji Bayu Ramadhan, Purna Praja asal Nusa Tenggara Timur, dinobatkan sebagai lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 dengan IPK 3,84. Pengukuhan berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Rabu, 29 Juli 2026. Kabar ini menarik perhatian karena Aji merupakan putra dari pasangan Winoto Hadi, seorang buruh bangunan, dan Wahyuniarti, ibu rumah tangga.

Lulusan terbaik dan dasar keputusan

Keputusan Aji sebagai lulusan terbaik dituangkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pelantikan Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026. Surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Visi: teknologi untuk jembatan dan layanan pemerintahan

Aji mengatakan akan menerapkan ilmu yang diperoleh pada program studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan untuk mengembangkan jembatan dan sistem pemerintahan berbasis teknologi. Selama kuliah, Aji mengaku telah mengembangkan tiga sistem yang siap diuji di masyarakat dan mengidentifikasi masalah nyata untuk disolusikan.

"Kami fokus untuk bagaimana menjadi bridging atau jembatan penggunaan teknologi bagi pemerintahan. Mungkin dengan sistem ini dapat sedikitnya mereduksi beberapa faktor birokrasi yang akan langsung turun kepada masyarakat," kata Aji.

Pesan Presiden dan kesiapan turun ke lapangan

Aji mengingat pesan Presiden agar pamong pra ja muda turun langsung ke lapangan untuk memahami kondisi riil masyarakat. Ia menyatakan kesiapan mengikuti arahan tersebut dan menjadikan interaksi langsung sebagai dasar penyusunan kebijakan publik.

"Perasaan saya setelah menjadi lulusan terbaik atau Kartika Astha Brata, alhamdulillah rasa syukur saya panjatkan kepada Tuhan. Ini menjadi sebuah penghargaan dan kehormatan untuk mendapatkan amanah dan juga doa langsung dari pimpinan tertinggi yang ada di Indonesia," ujar Aji.

"Tadi dari Bapak Presiden bilang bahwasanya kami seorang Pamong harus betul-betul bisa mengerti masyarakat. Kami turun ke masyarakat melihat apa yang menjadi permasalahan dan juga kami langsung menemani masyarakat," tambahnya.

Reaksi keluarga dan pesan orang tua

Ayah Aji, Winoto Hadi, menyatakan bangga atas prestasi sang putra yang tidak hanya menuntaskan pendidikan tetapi juga menjadi yang terbaik di antara ribuan lulusan. Winoto menilai keberhasilan itu merupakan hasil doa dan dukungan keluarga.

"Saya mengucapkan rasa syukur alhamdulillah kepada Allah SWT. Karena, tanpa ridho-Nya tidak mungkin anak saya akan mencapai ke titik," kata Winoto.

Ibu Aji, Wahyuniarti, memberi pesan agar anaknya amanah dan cepat menyesuaikan diri jika ditempatkan di berbagai wilayah Indonesia.

"Kalau anak saya ditempatkan di seluruh Indonesia, saya selalu berpesan untuk selalu pintar membawa diri. Beradaptasi dengan lingkungan di mana pun tempat dia ditempatkan," ujar Wahyuniarti.

Setelah dilantik, Aji berkomitmen mendukung program pemerintahan jangka panjang, termasuk upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, melalui penerapan teknologi dan kebijakan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait