Nasional

Yunianti Raih IKALUIN Award 2026 untuk Perlindungan Perempuan

Bagikan:
Yunianti Chuzaifah menerima IKALUIN Award untuk perlindungan perempuan dan anak

Yunianti Chuzaifah menerima IKALUIN Award 2026 dalam kategori perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan pada Sabtu, 20 Juni 2026 di Tangerang. Penghargaan diserahkan oleh Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Yunianti menyebut penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas kerja hak asasi manusia, khususnya bagi perempuan.

Inti penghargaan dan makna kolektif

Yunianti menegaskan penghargaan ini tidak hanya untuk dirinya. Menurut dia, itu juga pengakuan bagi kerja bersama berbagai kelompok yang memperjuangkan perlindungan perempuan dan kelompok rentan. Ia menyoroti peran lintas daerah dalam upaya perlindungan dan advokasi.

"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi IKALUIN kepada kerja-kerja untuk hak asasi, khususnya hak asasi perempuan. Ini adalah apresiasi tidak hanya untuk individu tapi juga untuk kerja-kerja kolektif,"

Proses seleksi dan kriteria penerima

Ketua Umum IKALUIN, TB Ace Hasan Syadzily, menyatakan para penerima telah melalui proses seleksi ketat oleh tim independen. Penghargaan diberikan kepada alumni yang dinilai memberi kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

"IKALUIN Syarif Hidayatullah Jakarta atau Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh dari alumni IAIN/UIN. Yang kami nilai memberikan satu kontribusi yang sangat positif dan baik, bukan saja bagi masyarakat tetapi juga bagi bangsa dan negara serta kemanusiaan,"

Kontribusi nilai keislaman dan akademik

Yunianti menyebut pemaknaan nilai-nilai keislaman sebagai upaya perlindungan berkelanjutan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan. Ia menilai pendekatan itu berakar dari lingkungan akademik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ace menambahkan UIN telah melahirkan banyak tokoh nasional dan internasional yang berkontribusi nyata. Ia berharap tradisi penghargaan seperti ini terus dikembangkan dalam lingkungan kampus untuk memperkuat integrasi nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan kemanusiaan.

"Figur-figur penting tersebut tentu harus menjadi sebuah tradisi yang baik bagi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai perguruan tinggi. Yang bukan saja mempelajari tentang keislaman, keindonesiaan, tetapi juga multidisipliner ilmu yang tentu bukan hanya untuk ilmu tetapi juga bermanfaat bagi kemanusiaan,"

Impak dan harapan ke depan

Panitia berharap penghargaan mendorong alumni agar makin memberi manfaat bagi bangsa dan negara. Selain itu, UIN diharapkan terus melahirkan lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman. Penghargaan ini juga diharapkan memperkuat kerja kolektif dalam perlindungan perempuan dan anak di tingkat lokal maupun internasional.

Dengan pengakuan ini, para aktivis dan akademisi diharapkan semakin termotivasi untuk memperkuat advokasi hak asasi dan pemberdayaan kelompok rentan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait