DPRD Dorong Pengembangan Wisata Bahari di Medan Utara
Medan — Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, Hadi Suhendra, mendesak Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata segera mengembangkan kawasan Medan Utara menjadi destinasi wisata bahari. Desakan itu disampaikan saat pembacaan Laporan Hasil Rapat Badan Anggaran terhadap Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna, Selasa (7/7).
Desakan dan rekomendasi pengembangan
Suhendra menilai pengembangan wisata bahari dapat memanfaatkan potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Ia menyarankan berbagai kegiatan berbasis perairan untuk menarik minat publik.
Pemerintah Kota Medan harus segera mengembangkan Kawasan Medan Utara sebagai destinasi wisata bahari
Menurut Suhendra, kegiatan seperti perlombaan dayung sampan dan aktivitas wisata air lain perlu didorong. Ia juga meminta penyediaan sarana dan prasarana penunjang, termasuk transportasi wisata air yang memadai agar kawasan itu menjadi ikon wisata baru.
Untuk itu, wisata bahari tersebut perlu didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana penunjang, termasuk transportasi wisata air yang memadai sehingga kawasan Medan Utara dapat menjadi ikon wisata baru di Kota Medan
Rincian anggaran dan realisasi
Suhendra turut menyoroti serapan anggaran Dinas Pariwisata Kota Medan Tahun Anggaran 2025. Ia meminta optimalisasi realisasi agar program berdampak langsung kepada masyarakat.
| Pos | Jumlah (Rp) |
|---|---|
| Total anggaran Dinas Pariwisata 2025 | 30.653.765.046 |
| Realisasi belanja | 23.023.376.944 (75,11%) |
Suhendra berharap realisasi belanja dapat ditingkatkan pada sisa tahun anggaran. Optimalisasi anggaran dinilai penting untuk mendukung program yang menyasar masyarakat pesisir.
Manfaat ekonomi dan lingkungan
Politikus Golkar itu menekankan manfaat ganda dari pengembangan wisata bahari. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, pengembangan juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, Suhendra mendorong pembentukan dan pengembangan kawasan hutan mangrove di Medan Utara. Fungsi konservasi dipadukan dengan mitigasi banjir rob dan pengendalian abrasi pantai, sekaligus peluang pengembangan ekowisata.
Selain berfungsi sebagai kawasan konservasi, Hutan Mangrove tersebut juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi destinasi ekowisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir melalui pemberdayaan sektor pariwisata, kuliner, dan usaha berbasis potensi lokal
Langkah selanjutnya
Suhendra mengusulkan penyelenggaraan event berskala kota di wilayah Medan Utara untuk mendorong pemerataan pembangunan dan menarik perhatian publik. Ia menekankan program harus inovatif dan berkelanjutan agar dampak ekonomi dan lingkungan terasa nyata.
Pemko Medan, menurutnya, perlu segera menindaklanjuti rekomendasi ini melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan pelibatan masyarakat pesisir sebagai pelaku utama pengembangan wisata.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Golkar: SK DPD Sumut Rampung, Pelantikan Tunggu Kehadiran Bahlil
Golkar pastikan SK DPD Sumut rampung dan pelantikan menunggu kehadiran Ketua Umum Bahlil, diperkirakan pekan...
DPR Minta Aparat Tak Beri Toleransi atas Penyiksaan Anak di Medan
Bocah 10 tahun di Medan mengalami penyiksaan berat; anggota DPR Ahmad Doli mendesak aparat menyelesaikan per...
PT JSS Serahkan 6 Hektare untuk Fasilitas Umum di Sukarame Baru
PT JSS berencana menyerahkan 6 hektare lahan di Sukarame Baru untuk fasilitas umum; proses akan melibatkan p...
Polrestabes Medan Tangkap WN Malaysia Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap WN Malaysia dan kekasihnya, menyita 29 bungkus vape getar yang dibawa dari Malay...
Sergai Rehabilitasi Jalan Simpang Melati sepanjang 4.000 meter
Wabup Sergai tinjau rehabilitasi Jalan Simpang Melati di Perbaungan; proyek hotmix 4.000 m perkuat konektivi...
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry Sabet 3 Medali di Sumut Open
UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry pulang dengan 1 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dari Sumut Open Pencak Silat 20–2...