UIN Jakarta Matangkan Kurikulum Magister Manajemen Jelang Operasional
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta memfinalisasi kurikulum Program Studi Magister Manajemen menjelang operasional perdana pada Juni 2026. Proses tersebut dilakukan melalui workshop kurikulum selama tiga hari pada 4-5 dan 7 Juni 2026 di Gedung FEB UIN Jakarta. Tujuannya untuk menyelaraskan kerangka akademik dengan kebutuhan praktis industri sebelum prodi resmi beroperasi.
Workshop dan peserta
Workshop melibatkan akademisi mapan dan praktisi sektor riil. Kegiatan dihadiri pengajar Magister Manajemen FEB UIN Jakarta sebagai tim inti penyusun kurikulum. Untuk benchmark akademis, hadir Kepala Program Studi MM Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran.
Dari ranah industri, FEB menghadirkan perwakilan BUMN, Suldja Hartono, guna memberi masukan terkait kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Keterlibatan dua pihak ini dimaksudkan untuk memastikan mata kuliah dan metode pembelajaran relevan dengan dinamika korporasi.
Fokus kurikulum dan harapan
Pembahasan menekankan penguatan aspek praktis tanpa mengorbankan landasan teoretis. Kurikulum disusun agar lulusan memiliki kemampuan adaptif menghadapi perubahan industri dan tata kelola organisasi.
"Ini wujud keseriusan Magister Manajemen FEB UIN Jakarta, dalam membangun tata kelola, sejak awal pembukaan prodi baru,"
Pernyataan tersebut disampaikan Dekan FEB UIN Jakarta, Ibnu Qizam, pada Selasa, 9 Juni 2026 di Jakarta. Ia menegaskan bahwa perencanaan sejak awal akan memperkuat kualitas pendidikan pascasarjana di UIN Jakarta.
Izin operasional dan langkah selanjutnya
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan izin operasional melalui Keputusan Mendiktisaintek Nomor 299/B/O/2026. Dengan keputusan ini, Program Studi Magister Manajemen resmi dibuka di UIN Jakarta.
Selanjutnya, tim kurikulum akan menyelesaikan dokumen pembelajaran dan standar evaluasi. Rencana tindak berikutnya mencakup sosialisasi ke calon mahasiswa dan penyiapan sumber daya pengajar untuk semester awal.
Implikasi bagi pendidikan manajemen
Hadirnya program pascasarjana ini diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan manajemen di tingkat nasional. Dengan sinergi akademisi dan praktisi, UIN Jakarta menargetkan lulusan yang siap berkontribusi di sektor publik maupun swasta.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mengapa QR Code Selalu Berbentuk Kotak?
Bentuk kotak QR Code muncul karena alasan teknis: penanda posisi persegi dan pola 1:1:3:1:1 memudahkan pemin...
BRIN Kembangkan Riset Multidisiplin untuk Ungkap Jejak Majapahit
BRIN kembangkan riset multidisiplin di Trowulan untuk mengungkap batas wilayah, sistem air, dan aspek lainny...
Peneliti Temukan Jejak Kehidupan Kota Majapahit di Trowulan
Peneliti BRIN menemukan 63 sumur kuno di Trowulan, Mojokerto, menguatkan bukti akses air dan luas Kota Majap...
APAVMI Tegaskan Pentingnya Data Akurat Industri Audio Visual
APAVMI minta data industri audio visual dan musik lebih akurat; BPS dinilai belum menangkap seluruh kontribu...
PRO AVL Indonesia 2026 Hadirkan 60 Merek Audio Visual
PRO AVL Indonesia 2026 menampilkan 60 merek audio visual, lighting, dan musik pada 28–31 Juli 2026 di NICE P...
Exabytes dan Universitas Ciputra Kerja Sama Kembangkan Talenta Digital
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya teken MoU lima tahun untuk kembangkan talenta digital lewat magang...