Trenggalek Kirim 126 Atlet ke Popda XV & Peparpeda III Jawa Timur
Trenggalek memberangkatkan 126 atlet untuk berlaga pada Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur 2026. Pelepasan kontingen berlangsung Selasa, 27 Oktober 2026, di pendapa kompleks rumah dinas Bupati Trenggalek. Para atlet akan bersaing di 16 cabang olahraga dengan target meningkatkan perolehan medali dari penyelenggaraan sebelumnya.
Pemberangkatan dan pesan resmi
Pelepasan kontingen dipimpin oleh Doding Rahmadi, Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek yang juga menjabat Ketua KONI Trenggalek. Ia memberi pesan agar atlet menjaga sportivitas dan semangat berprestasi selama bertanding.
Atas nama wakil rakyat dan KONI, saya ucapkan selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan semangat untuk berprestasi. Harapannya, pulang ke Trenggalek membawa prestasi.
Doding juga meminta seluruh pihak menjaga disiplin serta mendukung kelancaran kontingen selama kompetisi. Pelepasan resmi ini menjadi momentum bagi daerah untuk memantapkan persiapan akhir sebelum bertanding.
Target dan capaian sebelumnya
Target yang dipasang adalah peningkatan raihan medali dibandingkan edisi sebelumnya. Kontingen Trenggalek tercatat meraih empat medali emas pada penyelenggaraan terdahulu. Hasil itu dijadikan tolok ukur sekaligus penyemangat bagi atlet dan pembina.
Evaluasi atas capaian sebelumnya menjadi bahan perbaikan teknik, strategi, dan program pembinaan menjelang pertandingan. Harapan bersama adalah menambah jumlah medali dan membawa nama daerah lebih harum di tingkat provinsi.
Persiapan atlet
Para atlet telah menjalani persiapan fisik dan mental untuk menghadapi persaingan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Persiapan meliputi latihan intensif dan simulasi pertandingan sehingga mereka siap menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
Keikutsertaan dalam Popda dan Peparpeda juga dimaknai sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Pengalaman bertanding di tingkat provinsi membantu pembentukan mental juara dan kesiapan menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Jadwal dan makna keikutsertaan
Popda XV Jawa Timur 2026 berlangsung di Surabaya pada 29 Oktober hingga 5 November 2026. Ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet pelajar untuk mengukur kemampuan serta menambah pengalaman bertanding.
Keikutsertaan Trenggalek bukan hanya soal mengejar medali. Ini juga strategi pembinaan atlet muda agar berkembang dan berprestasi di kompetisi mendatang. Dukungan seluruh elemen daerah diharapkan memperkuat semangat kontingen.
Harapan penutup
Doding menegaskan harapan agar kontingen diberi kelancaran, kesehatan, dan hasil yang membanggakan untuk masyarakat Trenggalek.
Semoga seluruh kontingen diberikan kelancaran, kesehatan, dan mampu meraih prestasi membanggakan. Jadikan perjuangan ini sebagai bukti bahwa generasi muda Trenggalek memiliki semangat, potensi, dan tekad untuk menjadi juara.
Dengan persiapan yang matang dan sikap sportif, kontingen Trenggalek diharapkan mampu meningkatkan raihan medali serta mengangkat nama daerah di kancah olahraga pelajar tingkat provinsi.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Ski Air Ngawi Bidik 20 Medali di Popda Jatim XV 2026
Ski air Ngawi menargetkan 20 medali (10 emas) pada Popda Jatim XV 6–11 November 2026 sebagai tuan rumah dan...
Ski Air Ngawi Bidik 20 Medali di Popda Jatim XV 2026
Sebagai tuan rumah Popda Jatim XV (6–11 Nov 2026), Ski Air Ngawi membidik 20 medali: 10 emas, 8 perak, 2 per...
Surabaya Inisiasi Perda Anti-Perundungan untuk Lindungi Anak
Wakil Wali Kota Surabaya dorong Perda Anti-Perundungan setelah kasus perundungan anak difabel di Medokan mem...
DPRD Surabaya Usulkan Minibus untuk Wira Wiri Rute Kenpark–Purabaya
DPRD Surabaya usulkan minibus untuk rute Kenpark–Purabaya demi kenyamanan dan kapasitas, sambil tingkatkan i...
Mbah Jenggot: Bertahan Menjaga Langen Tayub di Tuban
Sejak 2001 Suparminto alias Mbah Jenggot menjaga Langen Tayub Tuban; ia mengurus pertunjukan sekaligus beker...
Mbah Jenggot, Cucuk Lampah Langen Tayub yang Bertahan di Tuban
Suparminto (Mbah Jenggot) menjaga Langen Tayub Tuban sejak 2001; mengatur pertunjukan dan bekerja sebagai bu...