Ski Air Ngawi Bidik 20 Medali di Popda Jatim XV 2026
NGAWI — Cabang olahraga ski air Kabupaten Ngawi memasang target 20 medali untuk Popda Jawa Timur XV 2026. Sebagai tuan rumah, Ngawi menargetkan 10 emas, 8 perak, dan 2 perunggu pada penyelenggaraan yang berlangsung 6–11 November 2026. Target ini bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet dan menyukseskan penyelenggaraan di daerah.
Target medali dan rincian
Ketua Cabor Ski Air Ngawi, Drs. Soeradji, MM, menyatakan target itu sebagai tolok ukur keberhasilan cabor. Target tersebut diharapkan memberi kontribusi signifikan terhadap perolehan medali kontingen Ngawi secara keseluruhan.
- Emas: 10
- Perak: 8
- Perunggu: 2
"Target kami luar biasa untuk cabor ski. Target kami dapat medali emas 10, perak 8, dan 2 perunggu," ujar Soeradji, Selasa (27/10/2026).
Persiapan tuan rumah dan fasilitas
Popda Jatim XV 2026 berlangsung bersamaan dengan Peparpeda III Jawa Timur. Kabupaten Ngawi telah menyiapkan 21 venue olahraga guna mendukung pelaksanaan kedua ajang tersebut. Persiapan meliputi penyediaan sarana-prasarana dan pematangan kesiapan cabor yang akan bertanding.
Peran Popda dalam pembinaan atlet
Soeradji menekankan bahwa Popda bukan sekadar ajang lomba. Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi atlet pelajar mengukur kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Ia berharap atlet yang berprestasi di Popda dapat terus berkembang dan berpeluang memperkuat kontingen Ngawi pada Porprov Jawa Timur.
"Komitmen kami Popda Ngawi harus berakhir dengan kesuksesan. Sebagai tuan rumah, maka harus berhasil," tambahnya.
Dampak dan harapan ke depan
Dengan target 20 medali, cabor ski air berharap memaksimalkan keuntungan bertanding di daerah sendiri. Selain mengejar prestasi, ajang ini diharapkan memperkuat proses pembinaan atlet pelajar sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi berikutnya.
Pengurus dan pelatih akan fokus pada penguatan teknik, jadwal latihan intensif, dan simulasi pertandingan. Keberhasilan di Popda diharapkan menjadi batu loncatan menuju Porprov dan kejuaraan lain yang lebih tinggi.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Mbah Jenggot, Cucuk Lampah Langen Tayub yang Bertahan di Tuban
Suparminto (Mbah Jenggot) menjaga Langen Tayub Tuban sejak 2001; mengatur pertunjukan dan bekerja sebagai bu...
Ratusan Rider Ngetrail di Trenggalek Gelar Bakti Sosial untuk Masjid
Ratusan rider ngetrail di Trenggalek (25/10/2026) melakukan bakti sosial untuk mendukung renovasi Masjid Dar...
Pemkab Bangkalan Prioritaskan BBM untuk Petani Hadapi Kelangkaan
Pemkab Bangkalan keluarkan edaran prioritas BBM untuk petani menyusul kelangkaan solar dan pertalite sejak 1...
Polusi Udara Surabaya Naik, Pemkot: Truk Industri dan Komuter Penyebab
Kualitas udara Surabaya terpantau tidak sehat (PM2.5 120–153) pada 26 Okt 2026; Pemkot menyebut truk industr...
Surabaya atasi polusi udara lewat jam truk dan SRRL
Pemkot Surabaya atur jam melintas truk dan bangun SRRL plus Wira-Wiri untuk kurangi emisi dan kemacetan, pem...
Bupati Kediri Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelaku Bullying di Sekolah
Bupati Kediri tegas: pelaku bullying bisa diskors atau DO disertai pendampingan, sambil perkuat peran guru d...