Bobby Nasution Dorong Transformasi Olahraga Sumut Jadi Industri Mandiri
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mendorong transformasi sektor olahraga Provinsi Sumut menjadi industri mandiri dan berdaya saing. Rencana besar atau Grand Design itu dibahas dalam rapat di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Selasa (11/8), bersama Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap dan pimpinan OPD terkait.
Tujuan Grand Design: olahraga yang menghasilkan
Bobby mengatakan olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga potensi ekonomi yang besar. Menurutnya, minat masyarakat sebagai penonton dan pelaku tinggi, sementara fasilitas pasca-PON 2024 telah memenuhi standar internasional.
Namun, ia menilai pengelolaan fasilitas belum optimal dan belum memberikan kontribusi ekonomi maksimal.
“Banyak orang yang mau melihat (menonton), dan banyak juga yang mau bermain, terutama seluruh atlet. Tetapi bagaimana agar banyak juga yang berkontribusi memajukan olahraga. Caranya adalah, bagaimana bidang ini bisa menghasilkan pemasukan. Tentu dengan bertransformasi ke industri. Dan ini harus kita mulai dari diri sendiri, pemerintah provinsi,”
Fasilitas yang akan dikelola
Pusat perhatian pengelolaan meliputi Stadion Utama dan Stadion Madya di kawasan Pusat Olahraga Desa Sena, Deliserdang, serta sejumlah gedung olahraga di kompleks Dispora Sumut, Jalan William Iskandar, Medan. Bobby menekankan pengelolaan tidak boleh sebatas acara sesaat, melainkan harus terintegrasi dalam rencana berkelanjutan.
Ia menginginkan olahraga menjadi aktivitas rutin masyarakat yang dinikmati dan sekaligus menghasilkan pendapatan.
Skema pengelolaan: BLUD
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Mahfullah P. Daulay, menyampaikan rencana pengelolaan kawasan olahraga akan dilimpahkan ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Dengan pengelolaan oleh BLUD nantinya, kelebihannya seperti peningkatan kualitas pelayanan, optimalisasi aset, dan bisa mengelola pendapatan secara mandiri. Termasuk mendorong inovasi layanan, seperti digitalisasi dan model bisnis yang tetap berorientasi pada pelayanan publik,”
Mahfullah menambahkan pendapatan BLUD akan dialokasikan sebagai hibah untuk kepemudaan, pembinaan atlet, dan pengembangan komunitas olahraga.
Dampak terhadap prestasi dan ekonomi lokal
Menurut Bobby, pengelolaan yang baik harus berjalan beriringan: menghasilkan pemasukan, meningkatkan kualitas atlet, dan membuat olahraga diminati masyarakat. Sumut yang berpenduduk besar memiliki modal kuat untuk mengejar prestasi nasional maupun internasional.
Pemprov berharap skema BLUD tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi juga berdampak nyata pada pembinaan atlet jika rencana besar ini dieksekusi lintas OPD.
Pelaksanaan Grand Design akan membutuhkan persiapan matang dan komitmen bersama antar‑instansi agar fasilitas sport center bisa beroperasi sebagai industri jasa olahraga yang berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Sumut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...
Kemendagri Dinilai Lemah soal Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar Deliserdang
Klaim Kemendagri soal pergeseran anggaran Rp503 miliar Deliserdang disorot, disertai kabar keluarga tersangk...
BKSDA Aceh: Pembabatan Sawit di Trumon Masuk Kawasan Konservasi
BKSDA Aceh menyatakan pembabatan sawit di Trumon berada dalam Suaka Margasatwa Rawa Singkil; warga dan PeTA...
BPJN Aceh Rampungkan Rekonstruksi Jalan Kedai Runding–Paya Laba
BPJN Aceh menyelesaikan rekonstruksi ruas Kedai Runding–Paya Laba sepanjang sekitar 3 km untuk memperlancar...