Tarif Reduksi Lansia KAI Capai 609.657 Pengguna pada Semester I
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 609.657 pelanggan lansia memanfaatkan tarif reduksi pada semester pertama 2026. Data itu diumumkan dalam rilis statistik operasional pada Sabtu, 25 Juli 2026. Penggunaan fasilitas ini naik 31,09 persen dibanding periode sama tahun lalu. Kebijakan berlaku untuk layanan kereta jarak jauh di seluruh kelas, dengan tujuan menjaga mobilitas warga usia 60 tahun ke atas.
Data dan tren penggunaan
Jumlah pengguna lansia pada enam bulan pertama 2026 telah melampaui separuh realisasi sepanjang 2025. Pada 2025, total penumpang lansia tercatat sebanyak 1.062.368 orang. KAI menilai kenaikan ini mencerminkan peningkatan kesadaran dan akses layanan bagi kelompok usia lanjut.
| Periode | Jumlah Penumpang Lansia |
|---|---|
| Semester I 2026 | 609.657 |
| Tahun 2025 (total) | 1.062.368 |
Syarat dan mekanisme pendaftaran
KAI memberikan potongan harga tiket sebesar 20 persen untuk penumpang berusia 60 tahun ke atas. Diskon ini tersedia untuk kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Namun, beberapa layanan dikecualikan dari reduksi tarif.
- Layanan yang tidak mendapat tarif reduksi: Priority, Imperial, Panoramic, Luxury, dan Compartment Suite.
- Calon penerima wajib menyelesaikan pendaftaran identitas paling lambat dua hari sebelum keberangkatan.
- Proses registrasi awal dilakukan melalui Customer Service stasiun terdekat dan dapat diwakilkan dengan dokumen identitas asli serta pasfoto pemohon.
- Pemesanan tiket diskon tersedia lewat loket resmi stasiun dan aplikasi Access by KAI.
- Registrasi identitas hanya perlu dilakukan satu kali selama hak reduksi belum berakhir.
Pernyataan manajemen dan perhatian publik
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyoroti pentingnya pelayanan yang menghormati lansia. Ia menyebut upaya ini bagian dari komitmen KAI untuk menjaga mobilitas dan kemandirian warga lanjut usia.
"Menjadi lansia adalah bagian dari perjalanan hidup yang akan dialami setiap orang apabila diberi umur panjang. Karena itu, mereka perlu kita jaga, kita hormati, dan kita bantu agar tetap dapat bepergian dengan nyaman serta menjalani aktivitas secara mandiri,"
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian sederhana selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya sikap santun dan bantuan fisik bila diperlukan.
"Lansia telah melalui perjalanan hidup yang panjang dan memberi banyak hal bagi keluarga serta masyarakat. Sudah selayaknya kita menghadirkan ruang perjalanan yang membuat mereka merasa dihargai, aman, dan tetap dekat dengan orang-orang yang mereka sayangi,"
KAI berharap peningkatan pemanfaatan tarif reduksi ini memperkuat akses transportasi yang ramah usia. Ke depan, perusahaan akan terus memantau pelaksanaan kebijakan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang lansia.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...