DPR-Pemerintah Sepakati Target Lifting Minyak 612,5 Ribu BOPD
Komisi XII DPR bersama Pemerintah menyepakati target lifting minyak bumi sebesar 612,5 ribu barel per hari (BOPD). Keputusan ini diambil dalam rapat kerja pada Senin, 31 Agustus 2026, dan dimasukkan dalam asumsi dasar sektor Energi dan Sumber Daya Mineral untuk RAPBN 2027. Penyesuaian target dimaksudkan untuk mencerminkan upaya peningkatan produksi dan efisiensi operasi di hulu migas.
Kesepakatan rapat kerja
Angka final 612,5 ribu BOPD naik dari usulan awal Pemerintah sebesar 610 ribu BOPD. Rapat kerja Komisi XII DPR dengan Kementerian ESDM menjadi forum penetapan angka tersebut setelah mempertimbangkan kajian teknis. Penyesuaian ini juga memperhitungkan rencana reaktivasi sumur sebagai salah satu langkah untuk mendorong lifting.
Pertimbangan teknis dan peran SKK Migas
Peningkatan target didorong oleh berbagai upaya di lapangan, termasuk reaktivasi sumur yang difokuskan oleh Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Langkah-langkah teknis ini dinilai mampu menambah volume produksi dalam jangka pendek hingga menengah jika realisasinya optimal.
Asumsi ekonomi dan indikator ESDM
Rapat juga menyepakati sejumlah indikator makro sektor ESDM untuk RAPBN 2027. Antara lain harga minyak mentah Indonesia (ICP) diasumsikan pada USD75 per barel, dan cost recovery disepakati sebesar USD10,1 miliar. Pemerintah, melalui Menteri ESDM, memperkirakan harga minyak berpeluang berada di bawah USD70 per barel jika kondisi geopolitik global membaik lebih cepat.
Dampak pada subsidi energi dan prospek ke depan
Pemerintah menilai potensi turunnya harga minyak dapat meningkatkan efisiensi alokasi subsidi energi. Ketua Komisi XII menegaskan bahwa angka 612,5 ribu BOPD tercantum dalam kesimpulan rapat sebagai target yang disepakati bersama. Realisasi di lapangan dan kondisi pasar global akan menentukan pencapaian target tersebut.
Ke depan, pemantauan pelaksanaan program reaktivasi sumur dan evaluasi berkala atas asumsi harga menjadi kunci untuk memastikan target lifting sesuai dengan proyeksi RAPBN 2027.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Harga Emas Antam Turun Rp6.000 per Gram Awal September
Harga emas Antam turun Rp6.000 per gram pada 1 Sep 2026; berikut daftar harga per pecahan dan catatan pajak.
Pagu Kemenperin 2027 Turun 19,51% Jadi Rp2,01 Triliun
Pagu Kemenperin 2027 turun 19,51% jadi Rp2,01 triliun; mayoritas bersumber dari rupiah murni dan porsi belan...
Kemenperin Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
Kemenperin memfokuskan industri 2027 pada hilirisasi, industri hijau, dan ekspor untuk tingkatkan nilai tamb...
Industri Nonmigas Tumbuh 5,32%, Lampaui Ekonomi Nasional
Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32% pada triwulan II 2026, melampaui ekonomi nasional dan menyumbang 0...
IHSG Diprakirakan Konsolidasi Jelang Rilis Data Inflasi BPS
IHSG diperkirakan berkonsolidasi pada 1 Sept 2026 menjelang rilis data inflasi BPS; pasar juga mencermati da...
DAK 2027 Terbatas, Kemenperin: IKM Tidak Dapat Alokasi
Kemenperin menyatakan DAK 2027 terbatas sehingga bidang IKM tidak mendapat alokasi dalam rapat penetapan akh...