Ekonomi

OJK Perkuat Pembiayaan UMKM lewat Inovasi Teknologi Keuangan

Bagikan:
Forum sinergi OJK di Batam untuk perluas pembiayaan UMKM lewat teknologi keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Forum Sinergi dan tujuan

Acara di Batam itu merupakan bagian program pengembangan ekonomi daerah. Forum dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas sektor sehingga manfaat ekonomi digital dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

  • Pemerintah daerah
  • Industri jasa keuangan
  • Pelaku UMKM
  • Industri teknologi
  • Perguruan tinggi

Peserta diharapkan merumuskan langkah konkret untuk mempercepat digitalisasi UMKM dan memperluas pembiayaan sektor produktif.

Teknologi sebagai akses pembiayaan

Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menekankan peran teknologi keuangan membuka akses pembiayaan bagi usaha yang selama ini belum terlayani. Ia meminta kolaborasi lintas daerah dan sektor agar manfaat ekonomi digital lebih merata.

'Teknologi keuangan kami dapat membuka akses pembiayaan,' ujar Adi Budiarso di Batam, Selasa 1 September 2026.

Adi juga menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan, keamanan, dan keberlanjutan ekosistem keuangan dalam setiap langkah digitalisasi.

Digitalisasi untuk wilayah kepulauan

Staf Ahli Gubernur Kepulauan Riau, Andri Rizal, menyatakan digitalisasi vital bagi daerah kepulauan. Ia menyoroti perlunya memperluas jangkauan layanan ke wilayah perbatasan dan pulau terpencil.

'Pulau yang jauh tidak boleh berarti jauh dari layanan keuangan. UMKM di daerah tidak boleh kalah hanya karena keterbatasan akses,' ujar Andri Rizal.

Andri menambahkan bahwa digitalisasi transaksi harus terintegrasi dengan pembukuan usaha, pemanfaatan data, pembiayaan, dan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Data lokal dan langkah OJK

OJK mendorong digitalisasi ekosistem usaha, termasuk penerapan enterprise resource planning (ERP). Sistem ERP dapat menghasilkan data alternatif yang mendukung pembentukan pemeringkatan kredit bagi pelaku usaha.

Secara makro, ekonomi Kepulauan Riau tumbuh 6,99 persen tahunan pada triwulan II 2026. Namun penyaluran kredit masih didominasi korporasi, sehingga ruang pengembangan pembiayaan UMKM tetap besar.

Hingga Juni 2026 tercatat 132.380 pengguna penyelenggara agregasi jasa keuangan (PAJK) di Kepulauan Riau, sekitar 2,68 persen dari total pengguna PAJK nasional.

Literasi dan generasi muda

Selain pembiayaan, OJK menguatkan literasi keuangan digital lewat program 'Digital Financial Literacy' di Politeknik Negeri Batam. Kegiatan diikuti lebih dari 500 mahasiswa dari enam perguruan tinggi.

'Generasi muda Indonesia berada di momen yang sangat tepat, ekosistem keuangan digital kita sedang tumbuh luar biasa cepat,' kata Adi Budiarso.

Dengan sinergi antar-pemangku kepentingan dan peningkatan literasi, OJK berharap pembiayaan UMKM dan inklusi keuangan di daerah kepulauan dapat meningkat secara berkelanjutan.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait