Wagub Aceh Minta Tambah 331.984 PBI JK ke Mensos
JAKARTA, 20 Mei — Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan pertemuan kerja dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, di Jakarta pada Rabu sore pukul 17.00 WIB. Pertemuan membahas kebutuhan perlindungan sosial bagi masyarakat Aceh, penanganan pascabencana, dan pengembangan program pendidikan.
Inti permohonan: penambahan PBI JK
Dalam pertemuan yang turut didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, Wagub menyampaikan permohonan penting terkait program jaminan kesehatan. Pemerintah Aceh mengajukan tambahan alokasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sebanyak 331.984 jiwa agar kelompok kurang mampu tetap mendapat akses layanan kesehatan.
“Kami menyampaikan langsung kepada Bapak Menteri Sosial terkait kebutuhan penambahan alokasi PBI JK bagi masyarakat Aceh. Ini menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang layak,”
Dukungan untuk penanganan pascabencana
Pemerintah Aceh juga meminta dukungan pusat untuk mempercepat penanganan pascabencana hidrometeorologi yang baru-baru ini melanda beberapa wilayah. Wagub menekankan bahwa bantuan dari Kementerian Sosial diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan dan memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
“Kami menyampaikan kondisi sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh serta kebutuhan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial, agar proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan lebih optimal,”
Permintaan dukungan pengembangan Sekolah Rakyat
Selain isu kesejahteraan dan bencana, delegasi Aceh memaparkan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di provinsi tersebut. Program ini dimaksudkan untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Pemerintah Aceh berharap Kementerian Sosial bersinergi dalam pengembangan program agar manfaatnya lebih luas dan berkelanjutan.
Rangka tindak lanjut
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kolaborasi. Pemerintah Aceh menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait demi peningkatan kesejahteraan sosial.
- Permintaan tambahan PBI JK 331.984 jiwa
- Dukungan penanganan dan pemulihan pascabencana hidrometeorologi
- Sinergi pengembangan program Sekolah Rakyat
Langkah selanjutnya akan mencakup komunikasi teknis antara pemerintah Aceh dan Kementerian Sosial untuk verifikasi data penerima, penyusunan skema bantuan, serta penjadwalan tindak lanjut program-program pemulihan dan pendidikan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Warga Toba Ditangkap Bawa Sabu 1 Gram di Humbahas
WP (20) ditangkap di Desa Pargaulan, Humbahas, setelah polisi menemukan sabu 1 gram yang rencananya akan dij...
Gubernur Aceh Sambut Kapolda Baru Irjen Ruddi Setiawan
Gubernur Aceh menyambut Irjen Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh setelah serah terima jabatan pada 6 Juli,...
Zakaria Apresiasi Penertiban PETI Madina, Minta APH Tindak Tegas
Zakaria apresiasi penertiban PETI di Madina dan meminta aparat penegak hukum menindak tegas untuk hentikan k...
LAPAN Apresiasi Laporan ke Ombudsman soal Anggaran Gedung Polri
LAPAN mendorong Pemkab Deli Serdang dan Pemko Medan kooperatif terhadap pemeriksaan Ombudsman soal alokasi a...
Imigrasi dan Polda Bongkar Jaringan Love Scamming di Medan
Imigrasi dan Polda Sumut membongkar jaringan love scamming di Medan, amankan 38 orang termasuk tujuh WNA dan...
SMPN 2 Doloksanggul Sosialisasikan MPLS dan Seleksi Kelas Unggulan
UPT SMPN 2 Doloksanggul sosialisasikan MPLS 13–18 Juli 2026 dan rencanakan seleksi kelas unggulan lewat ujia...