Kelompok Netra Apresiasi DEBAR Piala Dunia di Makassar
Makassar, 6 Juli 2026 — Kelompok penyandang disabilitas netra menyambut hangat kegiatan Dengar Bareng (DEBAR) Piala Dunia yang digelar RRI Makassar. Acara ini memberi ruang bagi mereka menikmati pertandingan melalui siaran dengan deskripsi audio, komentator, dan laporan langsung dari lapangan.
Pelaksanaan dan cara menikmati pertandingan
Program DEBAR memutar siaran pertandingan dengan narasi yang ekspresif. Selain komentator, hadir reporter lapangan yang menggambarkan situasi di stadion sehingga pendengar netra dapat membayangkan alur permainan.
Koordinator Biro Advokasi dan Riset Pertuni Sulsel, Nabila May Sweetha, menjelaskan metode penyajian siaran yang memudahkan akses. Ia menyebut pengalaman ini berbeda dari sekadar mendengar siaran biasa.
Jadi pertandingannya didengarkan melalui siaran radio dengan narasi yang ekspresif. Ditambah dengan adanya komentator bola dan reporter yang melakukan laporan langsung.
Dampak bagi penyandang netra
Pihak penyelenggara melaporkan antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan ini membuka akses hiburan yang lebih inklusif dan menjadi pengalaman baru untuk banyak orang dengan gangguan penglihatan.
Antusias teman-teman sangat tinggi. Ini menjadi pengalaman baru bagi kami untuk dengar bareng. RRI memberikan akses informasi sekaligus menyediakan sarana agar teman-teman netra bisa menikmati pertandingan.
Menurut narasumber, kehadiran komentator dan reporter memungkinkan pendengar netra memahami dinamika pertandingan, seperti pergerakan pemain, suasana penonton, dan momen penting di lapangan.
Komitmen akses inklusif
RRI Makassar bersama Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sulawesi Selatan menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen menghadirkan hiburan yang dapat diakses semua lapisan masyarakat. Program DEBAR dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan informasi dan hiburan kelompok disabilitas netra.
Langkah seperti ini dinilai penting untuk memperluas partisipasi sosial dan memberikan pengalaman setara saat momen olahraga internasional seperti Piala Dunia 2026.
Ke depan, penyelenggara berencana mengevaluasi format dan cakupan program agar lebih banyak orang dengan berbagai kebutuhan dapat turut serta dalam kegiatan serupa.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...