OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta untuk Ekonomi Kreatif DKI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi peran Bank Jakarta dalam mendukung pelaksanaan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Provinsi DKI Jakarta, yang dinilai strategis memperkuat sektor ekonomi kreatif. Pernyataan itu disampaikan pada kegiatan Seremonial Komitmen PED Ekosistem dan Event di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2026.
Peran Bank Jakarta dalam ekosistem kreatif
Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK, Nuning Isnainijati, menyatakan Bank Jakarta aktif sejak tahap awal perumusan program. Keterlibatan bank terjadi mulai rapat pra-FGD pada April 2026, pelaksanaan FGD 12 Mei 2026, hingga serangkaian tindak lanjut sepanjang Juni 2026.
"Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Bank Jakarta atas dukungan dan kontribusinya dalam Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED). Ini merupakan salah satu program unggulan TPAKD Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu game changer percepatan terwujudnya visi Top 20 Global City,"
Rangkaian acara dan komitmen bersama
Seremonial Komitmen PED Ekosistem dan Event menjadi bagian dari Jakarta Kreatif Festival 2026, yang berlangsung dua hari, Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7). Kegiatan menampilkan hiburan musik, lomba, serta berbagai kuliner dan produk UMKM untuk mempromosikan pelaku kreatif lokal.
Bambang Nurcahyo, Pemimpin Grup Bisnis UKM Bank Jakarta, hadir mewakili institusi tersebut dalam seremoni sebagai bentuk komitmen nyata setiap pemangku kepentingan.
Dampak kolaborasi dan target kebijakan
OJK menilai sinergi antara regulator, perbankan, pemerintah daerah, dan pelaku usaha akan memperluas akses pembiayaan dan meningkatkan daya saing subsektor event. Langkah ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.
"Kami berharap Jakarta Kreatif Festival 2026 dapat memperkuat langkah Jakarta menuju kota global yang kreatif, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di gerbang lima abad Kota Jakarta,"
kata Iwan Setiawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, yang menekankan peran sinergi antara Bank Indonesia, Pemprov DKI, OJK, perbankan, BUMD, serta komunitas dalam transformasi ekonomi ibu kota.
Langkah selanjutnya
Sebagai tindak lanjut, OJK dan pemangku kepentingan akan menyelenggarakan seremoni komitmen lanjutan untuk implementasi PED subsektor event. Kegiatan ini akan menjadi bagian dari rangkaian upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jakarta.
Kolaborasi berkelanjutan tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk percepatan visi Top 20 Global City melalui penguatan kapasitas UMKM, digitalisasi transaksi, dan perluasan inklusi keuangan.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.