Reza Arap Debut Sutradara Lewat Film 'Harusnya Horror'
Reza Oktovian atau Reza Arap resmi memulai karier sebagai sutradara melalui film komedi horor Harusnya Horror, yang diproduksi Ess Jay Pictures dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 20 Agustus 2026. Film ini juga menandai debut layar lebar bagi sembilan anggota Geng Marapthon.
Debut sutradara dan peran utama
Selain duduk di kursi sutradara, Reza juga berperan sebagai pemeran utama bernama Mas. Karakter Mas digambarkan sebagai sosok hantu penggemar anime yang tanpa diduga harus bekerja sama dengan sekelompok kreator konten yang sedang mengalami krisis ide dan masalah finansial.
Kolaborasi dengan Geng Marapthon
Keputusan menggandeng Geng Marapthon dimaksudkan untuk menghadirkan energi baru dari komunitas kreator digital ke layar lebar. Reza menyatakan kebanggaannya bisa menampilkan seluruh anggota Marapthon dalam satu proyek besar dan melihat kesempatan ini sebagai tantangan kreatif.
Saat Ess Jay Pictures memberi peluang kolaborasi dan kebebasan berkreasi, itu benar-benar gue manfaatkan. Enggak gue sia-siakan sedikit pun, ujar Reza.
Proses produksi dan persiapan pemain
Karena hampir seluruh anggota Marapthon belum berpengalaman akting, produksi menyiapkan kelas akting dan pendampingan intensif. Reza menyebut tim didorong keluar dari zona nyaman untuk mencapai performa terbaik.
Proyek ini menantang, bukan hanya bagi gue tapi juga anak-anak Marapthon. Kami push our limit supaya bisa memberikan sajian terbaik, katanya.
Produser Jimmy Lalwani menambahkan bahwa keputusan merekrut kreator digital merupakan langkah terukur untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda. Menurutnya proses persiapan dijalankan secara matang meski para pemain baru di dunia akting.
Kami melihat potensi dari Marapthon dan memberanikan diri mencoba. Mereka memang belum pernah berakting, tetapi itu dijawab dengan persiapan yang serius, ujar Jimmy.
Daftar pemeran dan penghormatan
Selain Reza, film ini menampilkan sejumlah kreator dan aktor sebagai pemeran pendukung. Para pemeran antara lain:
- Tierison (Jot)
- Garry Ang
- Yukatheo
- Aldy Renaldy (Aloy)
- Bravyson
- Niko Junius
- Ariyanto (Ibot)
- Teguh Prakoso (Tepe)
- Ronny P.
- Tjandra
- Malka Rafasya
- Penampilan spesial Yoshua Marcellos atau Cellos
Film ini juga menjadi salah satu karya terakhir yang menampilkan mendiang Lula Lahfah. Seluruh tim produksi menyampaikan penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya selama proses pembuatan film.
Produksi dan jadwal rilis
Harusnya Horror diproduseri oleh David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani. Ess Jay Pictures bertindak sebagai rumah produksi yang memberi ruang kreativitas bagi Reza dan tim. Film dijadwalkan mulai tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 20 Agustus 2026.
Masuknya para kreator digital ke layar lebar mencerminkan perubahan lanskap industri film lokal, di mana konten kreator memanfaatkan basis penggemar untuk membawa karya baru ke audiens bioskop.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Jadwal Dieng Culture Festival 2026: 28–30 Agustus di Dieng
Dieng Culture Festival 2026 digelar 28–30 Agustus di Desa Dieng Kulon; hadirkan kirab budaya, Festival Kopi,...
Sinopsis Film 'Seni Merayu Tuhan': Penyesalan yang Mengubah Hidup
Film 'Seni Merayu Tuhan' bercerita tentang Hikmah yang berubah setelah kehilangan; tayang di bioskop mulai 1...
Sinopsis Lastri: Arwah Kembang Desa — Film Horor Terinspirasi Nyata
Film horor 'Lastri: Arwah Kembang Desa' mengisahkan arwah balas dendam yang terinspirasi legenda Pati. Tayan...
Poster Resmi Operasi Pesta Copet: Iqbaal Cs Target Rp600 Juta
Poster resmi Operasi Pesta Copet tunjukkan rencana pencopetan Rp600 juta di festival Pestapora; film tayang...
JF3 Fashion Festival 2026: Lebih 50 Desainer dari Indonesia hingga Eropa
JF3 Fashion Festival 2026 digelar 23–29 Juli di Summarecon Mall Kelapa Gading, menampilkan lebih dari 50 des...
Solo Leveling Kembali Lewat Film 'Beyond the System'
Film Solo Leveling: Beyond the System diumumkan di Anime Expo 2026 sebagai kelanjutan langsung dari akhir Se...