JF3 Fashion Festival 2026: Lebih 50 Desainer dari Indonesia hingga Eropa
JF3 Fashion Festival 2026 akan digelar pada 23–29 Juli 2026 di Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta. Acara ini menampilkan lebih dari 50 desainer dari Indonesia, Asia, hingga Eropa untuk memperkuat ekosistem industri fesyen dan membuka akses pasar bagi pelaku kreatif.
Tema dan tujuan
Festival tahun ini mengusung tema Recrafted: Shaping the Future. Penyelenggara menekankan kebutuhan mengolah kekayaan budaya dan ketrampilan lokal agar tidak berhenti sekadar potensi.
Advisor JF3, Thresia Mareta, menjelaskan target acara bukan hanya parade busana, tetapi ruang pengembangan bagi desainer untuk menjalin koneksi bisnis dan pertukaran pengetahuan.
"Indonesia memiliki kekayaan craftsmanship, material, pengetahuan, dan identitas budaya yang sangat besar. Namun semua itu tidak cukup jika hanya berhenti sebagai potensi,"
Peserta dan program
Pada penyelenggaraan 2026, JF3 memadukan desainer mapan dan generasi baru. Selain runway, program juga dirancang untuk mempertemukan pelaku industri dengan buyer, media, dan mitra internasional.
Beberapa nama yang akan tampil antara lain:
- Desainer Indonesia: Tities Sapoetra, Hartono Gan, AMOTSYAMSURIMUDA, Adrie Basuki, Sofie, LAKON Indonesia, serta desainer generasi baru seperti Billy Tjong, YASA, The Theme, dan Super Sentimental Secret Theory.
- Internasional: ROHAN MIRZA STUDIO, TAREET, LOUISE MARCAUD (Prancis), dan perwakilan dari Korea Selatan melalui kerja sama dengan Busan Fashion Week.
- ASEAN Fashion Designers Showcase: label dari Filipina, Laos, dan Singapura.
Jejaring dan dampak ekonomi
Chairman JF3, Soegianto Nagaria, menekankan peran infrastruktur dan koneksi pasar untuk meningkatkan kontribusi ekonomi industri fesyen.
"Melalui JF3, kami menghubungkan proses kreatif dengan akses pasar yang nyata, dari runway langsung ke konsumen. Kami percaya bahwa kreativitas yang didukung oleh infrastruktur yang tepat akan menghasilkan dampak ekonomi yang jauh lebih besar,"
Dengan kehadiran peserta dari berbagai negara, penyelenggara berharap terjadi pertukaran kreativitas sekaligus penguatan jaringan bisnis yang berkelanjutan.
Sejarah dan prospek
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2004, JF3 berkembang menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan desainer, brand, UMKM, pengrajin, institusi pendidikan, komunitas kreatif, media, buyer, dan mitra internasional. Tahun ini, fokus tetap pada pengembangan ekosistem agar kreativitas lokal mampu berdaya saing global.
Pengunjung dan pelaku industri diundang menyaksikan rangkaian peragaan, pameran, dan sesi bisnis yang dijadwalkan sepanjang 23–29 Juli 2026 di Summarecon Mall Kelapa Gading.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Joe Taslim Gabung 'Extraction 3' Bareng Chris Hemsworth
Joe Taslim dipastikan bergabung di Extraction 3 Netflix; peran dan tanggal rilis masih dirahasiakan.
First Look Film Hasut: Horor Misteri dan Rasa Curiga
Film horor misteri Hasut rilis first look menampilkan Rachel Amanda dkk; sutradara Ilya Sigma mengajak penon...
Teaser 'Memburu Pemangsa' Rilis, Empat Jurnalis Selidiki Hilangnya Anak
Teaser film "Memburu Pemangsa" tayang, mengikuti empat jurnalis yang menyelidiki kasus hilangnya anak lewat...
Iqbaal Ingin ‘Operasi Pesta Copet’ Jadi Film Penanda Generasi
Iqbaal berharap film Operasi Pesta Copet jadi suara generasi dan penanda zaman; tayang 27 Agustus 2026 di se...
GBN 2026 Hibur Istana Merdeka pada HUT ke-81 RI
GBN 2026 menampilkan 182 talenta muda dari 38 provinsi di Istana Merdeka saat HUT ke-81 RI, mengangkat lagu...
Kemenbud Rilis Aransemen Baru ‘Hari Merdeka’ untuk Milenial
Kemenbud meluncurkan aransemen baru 'Hari Merdeka' oleh Erwin Gutawa untuk mendekatkan lagu perjuangan ke ge...