SMPN 2 Doloksanggul Sosialisasikan MPLS dan Seleksi Kelas Unggulan
Doloksanggul — Menjelang tahun ajaran 2026/2027, UPT SMP Negeri 2 Doloksanggul mulai menyosialisasikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada calon peserta didik baru. Kegiatan ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dan akan dilaksanakan selama sepekan, yakni 13—18 Juli 2026.
Pelaksanaan MPLS
Kepala UPT SMPN 2 Doloksanggul, Kolbert Pakpahan, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Junjungan Simamora, menyampaikan sosialisasi tersebut saat pendaftaran ulang siswa baru kelas VII pada Senin (6/7).
Menurut Kolbert, tujuan MPLS adalah mengenalkan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter dan kesiapan belajar siswa baru. Materi yang disiapkan bersifat praktis dan berorientasi pada adaptasi siswa ke kehidupan SMP.
"Materi MPLS meliputi pengenalan lingkungan sekolah, waktu kegiatan belajar mengajar (KBM), cara belajar yang efektif, pembiasaan beribadah, serta berbagai kegiatan pembentukan karakter. Pada hari terakhir, siswa juga akan mengikuti kegiatan mencari nama dan tanda tangan guru sebagai bagian dari pengenalan warga sekolah,"
Seleksi Kelas Unggulan
Usai MPLS, sekolah akan menggelar seleksi untuk menentukan siswa yang masuk kelas unggulan. Seleksi dilakukan melalui ujian tertulis yang diselenggarakan bertahap sebanyak tiga hingga lima kali.
Kolbert menjelaskan materi ujian meliputi Matematika dan IPAS (Biologi-Fisika). Setiap sesi terdiri atas 100 soal pilihan ganda dengan tingkat kesulitan sedikit lebih tinggi dibandingkan materi di sekolah dasar.
"Hasil dari seluruh rangkaian ujian akan diakumulasi. Margin kesalahan sekitar 5 hingga 20 persen masih menjadi pertimbangan dalam penentuan siswa yang masuk kelas unggulan,"
Program Pembinaan dan Target Lulusan
Siswa yang lolos kelas unggulan akan mendapat pembinaan intensif, termasuk tambahan jam belajar sore dan dukungan buku penunjang sejumlah mata pelajaran. Pembinaan ini diarahkan untuk mempersiapkan siswa melanjutkan ke SMA unggulan atau sekolah taruna.
Sekolah menargetkan beberapa almamater unggulan, antara lain SMA Pradita Dirgantara, Taruna Nusantara, Taruna Bhayangkara, dan SMA Unggul Garuda. Meski demikian, perhatian terhadap kelas reguler tetap maksimal agar semua siswa mendapat kesempatan yang sama.
"Kami tetap menerapkan pembelajaran yang merata dan berkeadilan. Kelas unggulan hanya menjadi salah satu strategi untuk mempersiapkan siswa yang memiliki potensi akademik lebih,"
Rekam Jejak dan Harapan
Kolbert optimistis kualitas lulusan terus meningkat. Ia mengutip capaian tahun ini sebagai bukti peningkatan mutu: sebanyak 35 lulusan diterima di berbagai SMA unggulan di wilayah Tapanuli Raya, termasuk beberapa yang lolos ke sekolah taruna di Pulau Jawa.
"Ke depan kami berharap jumlah itu terus bertambah melalui kerja keras seluruh pihak,"
Sekolah menegaskan komitmen untuk menjalankan MPLS sesuai regulasi dan menyediakan jalur seleksi yang transparan demi menghasilkan lulusan yang siap menghadap jenjang pendidikan berikutnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Tersangka Edarkan Sabu di Medan Deli, Pemasok Masih Buron
Terdakwa Haditia Rizki didakwa menjadi perantara dan pengedar sabu di Medan Deli; pemasoknya, Rahim, masih b...
DPRD Minta Pemko Medan Prioritaskan Nasib 530 Guru Honorer
DPRD Medan mendesak Pemko memberi kepastian bagi 530 guru honorer, termasuk pengangkatan PPPK dan kepesertaa...
Polrestabes Medan Tangkap Pengedar di Jalan Sutomo, Sita 23 Paket Narkoba
Polrestabes Medan menangkap pengedar di Jalan Sutomo, menyita 3 paket sabu dan 20 paket ganja; tersangka dit...
Wagub Sumut Tekankan Sinergi TNI-Rakyat pada HUT ke-81
Wagub Sumut Surya tekankan sinergi TNI dan rakyat sebagai modal ketahanan nasional pada peringatan HUT ke-81...
RSUD H. Sahudin Kutacane Tegaskan Sanksi Rotasi bagi Tenaga Medis
RSUD H. Sahudin Kutacane peringatkan tenaga kesehatan akan dikenai sanksi, termasuk rotasi, bila melanggar k...
Pilkades Ledong Barat 7 Oktober: Dua Kandidat Berebut Kursi Kades
Pilkades Ledong Barat digelar 7 Oktober 2026 dengan dua kandidat: Ummi Marlina dan Wiludi. Warga berharap pe...