Sumut Masuk 10 Nominasi Jamsostek Award 2026, Target Cakupan 53,26%
JAKARTA — Provinsi Sumatera Utara masuk dalam 10 provinsi nominasi Jamsostek Award 2026, namun pemerintah daerah harus membuktikan capaian target cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,26% benar-benar terlaksana di lapangan. Pengumuman itu disampaikan dalam Wawancara Nasional Jamsostek Award 2026 di Pullman Jakarta Indonesia Thamrin CBD, Jakarta, Rabu (14/10).
Komitmen dan target cakupan
Gubernur Sumut Bobby Nasution menjelaskan bahwa nominasi tersebut menjadi titik awal, bukan akhir. Pemprov menempatkan target cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan 53,26% dalam RKPD 2026 dan berkomitmen mewujudkannya melalui anggaran dan kebijakan daerah.
“Kami menyiapkan dukungan perlindungan sosial bagi pekerja rentan, sementara Dinas Ketenagakerjaan turut mendorong perlindungan bagi pekerja formal. Dalam RKPD Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan sebesar 53,26%.”
Strategi perluasan perlindungan
Bobby menjabarkan strategi yang ditempuh Pemprov untuk memperluas jangkauan perlindungan. Upaya itu mencakup peningkatan dukungan anggaran, penguatan regulasi daerah, serta kolaborasi lintas sektor.
Secara konkret, pendekatan yang disebutkan meliputi:
- Penggunaan APBD untuk program perlindungan pekerja.
- Kolaborasi dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
- Penerbitan Peraturan Gubernur dan Instruksi Gubernur untuk memperkuat pelaksanaan di 33 kabupaten/kota.
Kolaborasi daerah dan pembiayaan
Untuk menjangkau seluruh kabupaten/kota, Pemprov mendorong kerja sama pembiayaan dengan pemerintah kabupaten/kota. Bobby mencontohkan pola pembiayaan Universal Health Coverage sebagai rujukan, yaitu pembagian biaya 80 persen dari Pemprov dan 20 persen dari kabupaten/kota.
“Kami optimistis target yang telah direncanakan untuk periode 2026–2030 dapat direalisasikan. Dukungan anggaran akan terus kami upayakan agar kebutuhan program perlindungan pekerja dapat terpenuhi, sehingga capaian ke depan tidak hanya sesuai target, tetapi juga berpeluang melampauinya.”
Selain itu, pemerintah kabupaten/kota dapat mengajukan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) untuk menutup kebutuhan pembiayaan lokal dalam memperluas Universal Coverage Jamsostek.
Arti nominasi dan langkah selanjutnya
Bobby menyambut baik nominasi Sumut sebagai penguat komitmen pemerintah daerah. Nominasi menjadi pengingat bahwa upaya perlu dilanjutkan melalui implementasi teknis dan pemantauan di lapangan agar lebih banyak pekerja benar-benar terlindungi.
Ke depan, Pemprov akan mengintensifkan koordinasi dengan kabupaten/kota dan pemangku kepentingan lain untuk memastikan target RKPD dan RPJMD dapat dicapai dan, bila mungkin, dilampaui.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
FPRMI Aceh Resmi Dilantik, Janji Perkuat Profesionalisme Pers
Pengurus FPRMI Aceh dilantik di Banda Aceh (14/10/2026), berkomitmen tingkatkan profesionalisme, edukasi med...
Praktisi Minta Penyelidikan Dugaan Fee 25% pada Proyek Jembatan Labura
Praktisi hukum minta penyelidikan dugaan fee 25% pada proyek Jembatan Rambin Pantai 1 di Labuhanbatu Utara;...
Surya: Peresmian 232 SPPG Sumut Tak Boleh Hanya Seremoni
Wagub Sumut Surya minta peresmian 232 SPPG di Sumut tak berhenti pada seremoni; layanan MBG harus konsisten...
Karyawan Didakwa Tipu Investor Janjikan Bunga 10% dalam 7 Hari
Karyawan swasta didakwa menipu dengan janji bunga 10% dalam 7 hari; korban rugi sekitar Rp255 juta dan melap...
Polda Sumut Tindak Gudang Diduga Oplosan Tabung Gas Subsidi
Polda Sumut membentuk tim untuk menindak gudang di Percut Seituan yang diduga mengoplos tabung gas subsidi d...
10 WNI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Bandara Kualanamu
Sepuluh WNI bermasalah dari Sumut dan Aceh dideportasi Imigrasi Malaysia, tiba di Bandara Kualanamu 14 Oktob...