Stok Beras Aman 10 Bulan, Amran Laporkan ke Presiden
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Jumlah stok dan potensi produksi
Amran menjelaskan stok beras yang tersimpan saat ini mencapai 5,2 juta ton. Selain itu, potensi produksi dari tanaman padi yang sedang berada di lahan diperkirakan mencapai 10–11 juta ton.
Dia juga menyebut ketersediaan beras di tingkat rumah tangga, hotel, dan restoran sekitar 12,5 juta ton. Dengan kombinasi ketiga sumber tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan beras nasional tetap terjaga.
Kecukupan hingga April 2027
Menurut Amran, jika dihitung konservatif, gabungan cadangan dan pasokan tersebut dapat memenuhi kebutuhan hingga sekitar 10 bulan ke depan, atau sampai April tahun depan.
Kita laporkan kepada Bapak Presiden bahwa cadangan beras nasional dalam kondisi aman. Dengan kondisi sekarang, kebutuhan beras kita aman sampai sekitar 10 bulan ke depan.
Strategi mitigasi menghadapi El Nino
Amran menegaskan kondisi stok ini menjadi modal penting menghadapi ancaman cuaca, termasuk potensi dampak El Nino. Pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.
Upaya yang disebutkan meliputi:
- pembangunan embung,
- irigasi pompa dan pompanisasi,
- pembuatan sumur dalam,
- optimalisasi lahan rawa,
- program cetak sawah baru.
Insya Allah itu bisa kita mitigasi risikonya. Kita sudah membangun embung, irigasi pompa, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan, kemudian cetak sawah kita lanjutkan.
Dampak jangka panjang
Amran mengatakan optimalisasi lahan, termasuk konversi lahan rawa yang sebelumnya panen sekali setahun, dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali panen. Langkah ini diharapkan memperkuat produksi pangan nasional dalam jangka panjang.
Pemerintah juga akan terus memantau kondisi pangan secara berkala untuk memastikan ketersediaan dan mengantisipasi perubahan kondisi iklim.
Catatan: Pernyataan disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian usai rapat terbatas dengan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada 18 Juni 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR Percepat Penanganan Bencana di NTT
DPR bersama pemerintah mempercepat penanganan bencana di NTT, dengan kunjungan lapangan, penugasan anggota D...
BNPB Imbau Warga NTT Waspada Gempa Susulan
BNPB mengimbau warga terdampak gempa NTT waspada gempa susulan; BMKG catat 2.119 gempa susulan hingga 18 Agu...
BNPB Gelar Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling untuk Pengungsi Sikka
BNPB menyediakan trauma healing dan perpustakaan keliling di GOR Samador, Sikka, untuk mendukung pemulihan p...
Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami: Langkah Antisipasi Penting
Indonesia rawan gempa dan tsunami; warga diminta siaga dengan tas darurat, amankan perabot, dan pahami jalur...
Sejarah Lahirnya MPR RI: Dari KNIP hingga Perubahan Pasca-Reformasi
MPR bermula dari KNIP 1945; HUT diperingati 29 Agustus. Peran lembaga berubah setelah amendemen UUD 1945 pas...
BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Gempa Flores Tercukupi
BNPB pastikan kebutuhan pengungsi gempa magnitudo 7,7 di Manggarai terpenuhi; tenda, logistik, dapur umum, d...