Ekspor Indonesia Agustus 2026 Tumbuh 6,72% menjadi USD26,61 Miliar
Nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2026 mencapai USD 26,61 miliar, tumbuh 6,72 persen dibanding Agustus 2025. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan kenaikan ini didorong terutama oleh ekspor nonmigas dan sektor manufaktur yang kuat.
Rincian nilai dan pertumbuhan
Pada Agustus 2026, ekspor nonmigas tercatat sebesar USD 25,62 miliar. Secara kumulatif, periode Januari–Agustus 2026 nilai ekspor mencapai USD 193,64 miliar, naik 4,74 persen dari tahun sebelumnya.
Sektor penggerak: manufaktur dan hilirisasi
Sektor industri pengolahan menjadi penopang utama. Ekspor manufaktur naik 12,48 persen pada Agustus, dan nilai ekspor industri pengolahan selama Januari–Agustus mencapai USD 159,55 miliar atau tumbuh 7,87 persen.
"Capaian ekspor Indonesia pada Agustus 2026 yang mencapai USD 26,61 miliar menunjukkan fundamental perdagangan Indonesia tetap memiliki daya tahan yang kuat. Di tengah dinamika ekonomi global, produk-produk Indonesia tetap diminati dan mampu bersaing di pasar internasional,"
Budi menegaskan bahwa program hilirisasi menjadi katalis utama dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk nasional. Ia menyebut hilirisasi juga menciptakan lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.
Neraca perdagangan dan komoditas unggulan
Indonesia mencatat surplus perdagangan USD 3,55 miliar pada Agustus 2026. Surplus ini didukung sektor nonmigas yang mencapai USD 6,09 miliar.
Komoditas penyokong ekspor nonmigas Agustus 2026 antara lain:
- Besi dan baja
- Minyak kelapa sawit beserta produk turunannya
- Batu bara
Negara tujuan utama ekspor nonmigas pada periode ini adalah:
- Tiongkok
- Amerika Serikat
- India
Secara kumulatif Januari–Agustus 2026, neraca perdagangan mencatat surplus USD 7,25 miliar, dengan surplus nonmigas sebesar USD 28,54 miliar. Kontributor surplus nonmigas terbesar adalah Amerika Serikat, India, dan Filipina.
Strategi perluasan pasar dan peran perwakilan
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menyatakan capaian Agustus menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem hulu-hilir dan diversifikasi pasar.
"Kami akan terus mendorong perwadag RI untuk aktif membuka peluang pasar, mempertemukan eksportir dengan calon pembeli, dan memberikan pendampingan hingga transaksi terealisasi. Dengan langkah ini, kami optimistis kinerja ekspor nasional dapat terus tumbuh hingga akhir 2026,"
Kemendag memperkuat peran 46 perwakilan perdagangan di 33 negara untuk mengidentifikasi peluang, mempertemukan eksportir dengan pembeli, serta mendampingi pemenuhan standar mutu dan pengawalan kesepakatan dagang. Diversifikasi difokuskan pada kawasan Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.
Implikasi dan prospek
Surplus perdagangan yang berkelanjutan memberi ruang bagi stabilitas perekonomian. Pemerintah berupaya memanfaatkan perjanjian perdagangan untuk memperluas akses pasar dan menurunkan hambatan ekspor. Jika tren manufaktur dan hilirisasi terus terjaga, kinerja ekspor diperkirakan dapat tumbuh sampai akhir 2026.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Buyer Spanyol Tertarik Limbah Jaring Ikan untuk Pelet Nilon 6
Calon buyer Spanyol menjajaki limbah jaring ikan untuk diolah jadi pelet nilon 6; Atase Perdagangan RI Madri...
Harga Emas Antam Turun Rp2.000, Lanjutkan Pelemahan 3 Hari
Harga emas Antam turun Rp2.000 per gram pada 3 Okt 2026, lanjutkan pelemahan tiga hari; harga 1 gram Rp2.574...
Ceria Corp Dapat Piagam di Gotong Royong Bedah Rumah Sultra
Ceria Corp menerima piagam sebagai donatur dalam Program Gotong Royong Bedah Rumah di Kelurahan Mokau pada 3...
Surplus Perdagangan Agustus 2026 Capai USD3,55 Miliar
Neraca perdagangan Agustus 2026 surplus USD3,55 miliar, didorong ekspor USD26,61 miliar dan kinerja nonmigas...
Indeks Kepercayaan Industri September 2026 Tetap Ekspansi 51,93
IKI September 2026 tercatat 51,93, masih ekspansi meski turun; peningkatan pesanan disertai penurunan produk...
HIPMI Usulkan Plafon KUR Naik Jadi Rp2 Miliar
HIPMI usulkan plafon KUR naik dari Rp500 juta menjadi Rp2 miliar untuk pengusaha muda UMKM yang siap naik ke...