Forkopimcam Peukan Bada Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Peukan Bada, Aceh Besar — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Peukan Bada menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lapangan PSMT, Meunasah Tuha, Kamis (27/8). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan warga di tengah cuaca panas dan musim kemarau agar kebakaran tidak meluas. Pelibatan aparat setempat dan mahasiswa menjadi strategi penyebaran informasi lebih luas.
Pelaksana dan partisipan
Sosialisasi diprakarsai oleh Koramil 10/Peukan Bada bersama Polsek Peukan Bada, Muspika, Damkar Peukan Bada, para keuchik, serta mahasiswa KKN Universitas Abulyatama. Kegiatan juga merupakan tindak lanjut perintah Komando Atas, Kodim 0101/KBA. Hadirnya berbagai unsur diharapkan memperkuat koordinasi lapangan dan respons cepat bila terjadi indikasi kebakaran.
Apa yang disampaikan pejabat
Mewakili Camat, Sekcam Peukan Bada Rusydi SAg MPd memuji inisiatif sosialisasi dan menekankan pentingnya kesadaran kolektif. Menurutnya, edukasi menjadi kunci untuk mencegah praktik pembakaran lahan yang bisa berakibat luas saat kemarau.
“Kegiatan ini sangat berguna bagi masyarakat untuk menjaga lingkungan sekaligus mengingatkan agar sadar terhadap bahaya Karhutla,” — Rusydi SAg MPd
Kapolsek Peukan Bada Iptu Suriyatno S SH meminta para keuchik dan warga yang hadir untuk menyebarkan informasi pencegahan ke komunitas masing-masing. Ia mengingatkan bahwa kepedulian bersama menjadi salah satu penangkal utama kebakaran yang bersumber dari tindakan manusia.
“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, termasuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan,” — Iptu Suriyatno S SH
Langkah pencegahan dan himbauan
Petugas menegaskan akan terus melakukan sosialisasi berkala dan pemantauan wilayah sebagai langkah pencegahan dini. Masyarakat diminta segera melapor bila menemukan titik api atau aktivitas berisiko agar dapat ditangani lebih cepat. Pelaporan dini diharapkan menekan potensi kebakaran meluas dan mengurangi kerugian.
Penutup: tindak lanjut
Forkopimcam dan aparat terkait akan meningkatkan patroli serta edukasi kepada desa-desa di kecamatan itu. Pelibatan mahasiswa KKN dianggap efektif untuk menjangkau kelompok pemuda dan rumah tangga. Dengan langkah bersama, diharapkan angka insiden Karhutla dapat ditekan selama musim kemarau ini.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkab Langkat: Rp50 Miliar PJU Akumulasi Pembayaran 2024–2025
Dishub Langkat klarifikasi: Rp50 miliar PJU adalah akumulasi anggaran 2024–2025, bukan dana tunggal, dengan...
Polres Aceh Singkil Tahan Dua Tersangka Pengangkut Kayu Tanpa Dokumen
Polres Aceh Singkil menahan dua tersangka pengangkut kayu tanpa dokumen; barang bukti 4 m3 kayu olahan disit...
Tanjungbalai Percepat Digitalisasi Pajak dengan Roadmap ETPD dan SULTAN
Pemko Tanjungbalai menggelar HLM TP2DD untuk evaluasi ETPD, menetapkan Roadmap 2026–2030, dan meluncurkan ap...
Tanjungbalai Siapkan Pembangunan Jalan dan Drainase Prioritas 2026
Wali Kota Tanjungbalai meninjau rencana perbaikan jalan dan drainase di Selat Tanjung Medan untuk program in...
Pematangsiantar Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
Pematangsiantar meraih predikat informatif pada KI Sumut Award 2026, menegaskan komitmen transparansi publik...
Pematangsiantar Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
Pematangsiantar meraih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026 untuk ketiga kali, menempati posisi tiga dari...