Polres Siantar Gelar Simulasi Sispam Kota di Depan Balai Kota
Pematangsiantar — Polres Pematangsiantar menggelar simulasi sistem pengamanan (sispam) kota pada Rabu (13/5). Kegiatan berlangsung di Jalan Merdeka, depan Balai Kota, dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Tujuan dan arahan pimpinan
Kapolres Siantar, AKBP Sah Udur Sitinjak, menegaskan bahwa latihan bukan sekadar peragaan. Simulasi dimaksudkan sebagai pelaksanaan tugas nyata bila menghadapi situasi sesungguhnya.
“Tapi, saya tekankan bukan sembarang peragaan. Ini pelaksanaan tugas kita ketika menghadapi situasi sesungguhnya. Tampilkan yang memang menjadi tugas dan kewajiban, bukan karena menjadi tontonan,”
“Tampilkan yang terbaik, tunjukkan kita siap mengamankan unjuk rasa, mulai tahapan hijau, kuning dan merah,” tambahnya.
Kronologi simulasi
Simulasi memperagakan unjuk rasa yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Awalnya aksi berjalan damai, namun kondisi diperagakan memanas sehingga pengamanan diperketat.
Personel Polres melakukan pengamanan awal. Saat massa bertambah dan aksi berpotensi anarkis, latihan mencakup penambahan pasukan, penggunaan mobil water cannon, serta penurunan personel Brimob Polda Sumatera Utara.
Selain pengamanan demonstrasi, skenario juga menampilkan aksi penjarahan toko oleh massa. Personel kemudian melakukan tindakan pengamanan dan pembubaran terukur sesuai prosedur.
Pihak terlibat
Simulasi melibatkan unsur pemerintahan dan instansi terkait untuk menguji koordinasi lintas sektor. Hadir dalam kegiatan antara lain:
- Polres Pematangsiantar dan Sat Brimob Poldasu
- TNI
- Dinas Perhubungan
- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
- Satpol PP
- Perwakilan masyarakat dan unsur Forkopimda setempat
Turut hadir perwakilan pejabat daerah seperti Staf Ahli Bidang Pembangunan mewakili wali kota, Ketua DPRD, dan Ketua Pengadilan Negeri.
Dampak dan tindak lanjut
Latihan ini dimaksudkan untuk menilai respons cepat, tata kendali, dan penggunaan kekuatan terukur dalam penanganan gangguan keamanan. Selain itu, simulasi berfungsi sebagai sarana evaluasi prosedur komunikasi antarinstansi.
Ke depan, Polres menyatakan akan terus mengasah kesiapan personel melalui latihan berkala. Langkah ini diharapkan memperkecil risiko eskalasi saat terjadi gangguan nyata di lapangan.
Simulasi berakhir dengan kondisi terkendali dan menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan efektivitas pengamanan publik di Pematangsiantar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
PRCLH Gelar Upacara HUT ke-81 di Hutan Mangrove Serdang Bedagai
PRCLH menggelar upacara HUT ke-81 dan perlombaan di Hutan Mangrove Pematang Kuala, mendorong penanaman mangr...
Paskibraka Samosir Sukses Kibarkan Merah Putih pada HUT RI ke-81
Paskibraka Kabupaten Samosir berhasil mengibarkan bendera Merah Putih pada HUT RI ke-81 setelah latihan inte...
351 WBP Lapas Meulaboh Terima Remisi HUT RI ke-81
Sebanyak 351 WBP Lapas Meulaboh menerima Remisi Umum pada 17 Agustus 2026; rincian durasi dan kategori tinda...
RSUD H. Sahudin Kutacane Terima Penghargaan Standar Pelayanan Publik
RSUD H. Sahudin Kutacane menerima piagam PKSPP-IPP 2025 dari Ombudsman saat upacara HUT RI ke-81, sebagai mo...
RTB Binjai Juara Turnamen Truf Graha Kirana Piala H Palacheta
RTB Binjai juara Turnamen Truf Graha Kirana Piala H Palacheta (15-16 Agustus 2026) di Medan; 56 tim dan seki...
Warga Bantaran Sungai Deli Gelar Panjat Pinang Rayakan HUT RI ke-81
Warga bantaran Sungai Deli merayakan HUT RI ke-81 dengan panjat pinang; saat sirene proklamasi jalanan Kota...