Surya Minta Perpustakaan Sumut Perkuat Literasi Sejarah
Medan, 19 Mei – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menekankan pentingnya penguatan literasi sejarah di kalangan generasi muda saat meninjau Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumut di Jalan Brigjen Katamso, Medan, Selasa (19/5). Ia menilai minat baca muda yang rendah perlu diimbangi upaya menjadikan arsip dan koleksi perpustakaan sebagai sumber edukasi sejarah lokal.
Peninjauan fasilitas publik
Pada kunjungan itu, Surya meninjau sejumlah fasilitas layanan publik di gedung perpustakaan. Ia melihat langsung kondisi ruang baca umum, perpustakaan anak, ruang referensi, hingga ruang podcast.
- Ruang baca umum
- Perpustakaan anak
- Ruang referensi
- Ruang podcast
Surya meminta fasilitas pendukung dibuat rapi dan nyaman agar lebih menarik bagi pengunjung, terutama pelajar dan mahasiswa.
Pengelolaan arsip daerah
Perhatian utama Surya tertuju pada pengelolaan arsip daerah. Ia menilai arsip memiliki nilai historis dan administratif yang krusial bagi pembangunan dan dokumentasi kebijakan di Sumut.
"Semua yang ada di sini harus dijaga dengan baik dan dirawat keasliannya. Saya meminta seluruh arsip yang tersimpan benar-benar terjaga keasliannya, serta selalu memperhatikan kerapian dan kenyamanan fasilitas bagi pengunjung,"
Selain menjaga keaslian, Surya juga meminta semua rekam jejak kegiatan OPD terdokumentasi dengan baik. Ia menegaskan agar program kerja, visi, dan misi Gubernur dibukukan khusus dan tersedia di perpustakaan untuk diakses publik.
Tindak lanjut dan program literasi
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut, Desni Maharani Saragih, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wakil Gubernur. Ia mengatakan perbaikan pengelolaan arsip dan tata koleksi terus dilakukan untuk meningkatkan keteraturan dan kemudahan akses.
Desni juga menyampaikan upaya peningkatan minat baca melalui distribusi buku ke perpustakaan sekolah di berbagai wilayah Sumut. Langkah ini ditujukan agar literasi tidak hanya meningkat secara kuantitatif, tetapi juga kaya konten lokal dan sejarah daerah.
Implikasi dan prospek
Permintaan penguatan literasi sejarah dan dokumentasi OPD menempatkan perpustakaan daerah sebagai pusat edukasi dan arsip yang aktif. Jika dilaksanakan konsisten, langkah ini berpotensi memperkaya pemahaman generasi muda terhadap perjalanan Sumut serta mendukung transparansi kebijakan daerah.
Langkah selanjutnya adalah penyusunan program inovatif berbasis sejarah lokal yang ramah usia anak dan remaja, serta digitalisasi arsip untuk memperluas akses publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...