Kemenperin Dorong IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik
Kementerian Perindustrian mendorong industri kecil dan menengah (IKM) untuk memenuhi kualifikasi sebagai pemasok komponen kendaraan listrik. Inisiatif ini bertujuan agar IKM masuk ke rantai pasok nasional dan memperoleh pesanan berkelanjutan.
Tujuan dan pernyataan resmi
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Jakarta. Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik harus memberi dampak berlapis, termasuk peluang bagi IKM menjadi bagian dari ekosistem produksi.
"Target kami bukan sekadar meningkatkan jumlah IKM yang mendapatkan pembinaan, tetapi juga memastikan mereka memenuhi persyaratan industri,"
"IKM harus mampu memenuhi kualifikasi sebagai pemasok, masuk dalam rantai pasok, dan memperoleh pesanan secara berkelanjutan."
— Agus Gumiwang Kartasasmita
Contoh IKM yang berhasil
Agus mencontohkan dua IKM binaan Kemenperin yang sudah masuk ekosistem motor listrik nasional. PT Kannindo Metal Industri dan PT Multikon Rekatama Industri memproduksi komponen box dan bracket baterai untuk motor listrik merek Alva.
Keberhasilan tersebut menunjukkan peluang IKM untuk memperluas perannya dalam rantai pasok dengan meningkatkan kemampuan teknologi dan produktivitas.
Program pembinaan dan pendekatan
Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka menjalankan program pengembangan IKM komponen alat angkut. Rangkaian kegiatan mencakup identifikasi IKM, peningkatan kualitas, pengembangan prototipe, pengujian, sertifikasi, dan integrasi ke rantai pasok kendaraan listrik.
Program menggunakan pendekatan supplier development yang berawal dari kebutuhan industri besar dan original equipment manufacturer (OEM). Kapabilitas IKM dipetakan lalu dicocokkan dengan kebutuhan komponen industri kendaraan listrik.
Penilaian kesiapan dan gap assessment
IKM potensial menjalani asesmen kesiapan pemasok untuk mengidentifikasi kesenjangan kemampuan. Pemeriksaan mencakup aspek teknologi, kualitas, kapasitas produksi, engineering, sertifikasi, produktivitas, biaya, dan ketepatan pengiriman.
"Sehingga intervensi pembinaan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,"
Produk bernilai tambah dan peluang pengembangan
IKM yang mempunyai kemampuan engineering dan manufaktur lebih tinggi dibina untuk membuat komponen bernilai tambah. Contoh produk yang disasar antara lain:
- battery housing dan motor housing
- precision machining
- komponen kelistrikan
- komponen pendukung battery pack dan power electronics
Business matching dan integrasi rantai pasok
Kemenperin menggelar kegiatan business matching yang tidak hanya mempertemukan IKM dan industri besar. Acara ini dilengkapi forum spesifikasi komponen, supplier assessment, pengembangan prototipe, pengujian, hingga proses kualifikasi pemasok.
Menurut Menteri, produsen dan pemasok suku cadang tier 1 akan menyampaikan standar komponen. Pemerintah kemudian membina IKM agar mampu memenuhi standar tersebut dan terintegrasi ke rantai pasok.
Dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri, Kemenperin berharap IKM memiliki orientasi pasar yang jelas dan mampu memperoleh pesanan jangka panjang dari ekosistem kendaraan listrik nasional.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.
Kemenko Hilirisasi dan Energi Diharap Percepat Transisi Energi
Imaduddin Abdullah menilai pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Energi percepat transisi energi, hilirisasi, d...
Hilirisasi Nikel Dorong PNBP Capai Rp21 Triliun
Hilirisasi nikel mendorong ekspor USD6,54 miliar dan PNBP mencapai Rp21 triliun hingga 31 Agustus 2026, namu...
Harga Emas Pekan Depan Diprediksi Fluktuatif, Waspada Saat Beli
Harga emas dunia diperkirakan berfluktuasi tajam pekan depan karena pengaruh indeks dolar AS dan harga minya...