Wagub Aceh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Tekankan Sinergi
BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah SE, yang akrab disapa Dek Fadh, menghadiri acara lepas sambut dan serah terima jabatan Panglima Kodam Iskandar Muda dari Mayjen TNI Joko Hadi Susilo kepada Brigjen TNI Mahesa Fitriadi pada Senin (19/10) di Markas Kodam Iskandar Muda. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelanjutan koordinasi keamanan dan dukungan terhadap pembangunan di Aceh.
Serah terima jabatan dan penghargaan
Pada acara tersebut, Wagub menyerahkan cinderamata kepada Mayjen TNI Joko Hadi Susilo sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya selama menjabat. Prosesi sertijab menandai resmi dimulainya tugas Brigjen TNI Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda yang baru.
Pesan Wagub Aceh
Wagub menyampaikan apresiasi luas kepada Mayjen Joko Hadi Susilo atas kontribusinya menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah. Ia juga memberi ucapan selamat kepada Pangdam baru dan berharap kelanjutan kerja sama yang baik.
"Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Mayjen TNI Joko Hadi Susilo atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas di Aceh. Semoga sukses dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru," ujar Dek Fadh.
Wagub menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kodam. Ia berharap koordinasi terus diperkuat demi menjaga keamanan sekaligus mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Peserta dan suasana acara
Acara lepas sambut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah dan aparat keamanan. Kehadiran mereka menegaskan dukungan lintas institusi pada proses transisi kepemimpinan di Kodam.
- Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Kepala Kepolisian Daerah Aceh
- Teuku Rahmatsyah SH MH M.Kn, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh
- Mukarramah, istri Wakil Gubernur dan Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh
- Sejumlah undangan lain dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah
Dampak dan harapan ke depan
Pergantian Pangdam diharapkan tidak mengganggu ritme koordinasi antara instansi keamanan dan pemerintah daerah. Pemerintah Aceh menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.
Dengan kinerja terpadu, pemerintah dan aparat keamanan menargetkan terciptanya Aceh yang aman, damai, dan sejahtera. Sinergi ini dianggap kunci untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemulihan ekonomi lokal.
Peralihan kepemimpinan di Kodam Iskandar Muda ini menjadi momen untuk memperkuat kerja sama antar lembaga dan memastikan kesinambungan program keamanan serta pembangunan di provinsi Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pupuk Subsidi Langka di Sipirok, BNN Gerebek Marelan, Vonis Infak
Petani Sipirok kesulitan dapat pupuk subsidi meski harga melonjak; BNN gerebek Marelan dan terdakwa penggela...
Kelangkaan Semen di Nias Selatan, Harga Melonjak hingga Rp140.000
Semen langka di Nias Selatan, harga naik sampai Rp140.000 per sak dan mengganggu progres pembangunan, termas...
Polsek Siantar Barat Ajak Warga Bersama Perangi Narkoba
Polsek Siantar Barat patroli Kampung Bebas Narkoba di Jalan Jawa, ajak warga lapor bila mengetahui peredaran...
Polsek Siantar Martoba Dampingi Penjualan 2,1 Ton Jagung ke Bulog
Polsek Siantar Martoba mendampingi penjualan 2,1 ton jagung petani binaan ke Bulog Pematangsiantar pada 19 O...
Petani Sipirok Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi hingga Rp200.000
Petani Sipirok mengeluh pupuk subsidi langka dan dijual Rp190.000–Rp200.000, berisiko menurunkan hasil panen...
Jalan Amblas di Sipirok, Arus Sipirok–Tarutung Kembali Lancar
Antrean akibat jalan amblas di Desa Marsada, Sipirok, kini bisa diatasi; arus Sipirok–Tarutung dilayani sist...