Lokal

Polsek Siantar Martoba Dampingi Penjualan 2,1 Ton Jagung ke Bulog

Bagikan:
Petugas Polsek mendampingi petani saat penjualan jagung 2,1 ton ke gudang Bulog Pematangsiantar

Pematangsiantar — Polsek Siantar Martoba mendampingi penjualan 2,1 ton jagung hasil panen petani binaan ke gudang Bulog Cabang Pematangsiantar, Senin (19/10). Kegiatan berlangsung di gudang Bulog, Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.

Pendampingan oleh personel Polsek

Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Edy JJ Manalu, menugaskan Kanit Binmas Ipda Nirwan Sirait bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Januar Butarbutar, Aipda Dedy Poltak Hamonangan Silalahi, dan Aipda Fadlan Fahmi untuk mendampingi proses penjualan.

Personel hadir langsung di lokasi untuk memastikan transaksi berjalan lancar dan aman.

Detail penjualan

Jagung petani binaan yang dijual berjumlah 2,1 ton atau 2.100 kilogram dengan kadar air 12,6 persen. Harga kesepakatan penjualan tercatat sebesar Rp 6.400 per kilogram.

Jumlah Kadar Air Harga per kg
2.100 kg (2,1 ton) 12,6% Rp 6.400

Tujuan pendampingan

Menurut Kapolsek, pendampingan dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan serta memperkuat hubungan antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat.

"Kegiatan pendampingan itu bertujuan mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan (Ketapang), peningkatan silaturahmi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat, mencegah terjadinya tindak pidana serta meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat,"

Iptu Edy JJ Manalu, Kapolsek Siantar Martoba

Dampak dan catatan

Hadirnya petugas kepolisian saat transaksi diharapkan mencegah potensi kecurangan serta menjamin keamanan distribusi komoditas. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata dukungan aparat terhadap upaya stabilisasi pasokan pangan lokal.

Pelaksanaan pendampingan berlangsung tertib dan sesuai prosedur. Penjualan jagung ke Bulog menjadi salah satu langkah pemasaran hasil panen bagi petani binaan di wilayah Siantar Martoba.

Kegiatan tersebut menegaskan peran kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan dan menjaga ketertiban saat transaksi komoditas pertanian di tingkat lokal.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait