Plt Ketua DPRD Magetan Serap Aspirasi Warga Panekan
Magetan — Plt Ketua DPRD Magetan H. Suyatno menggelar pertemuan serap aspirasi di Desa Milangaari, Kecamatan Panekan, pada Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung dalam masa reses untuk menampung keluhan dan usulan warga terkait pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, dan penguatan ekonomi lokal.
Peserta dan tujuan pertemuan
Pertemuan menghadirkan pengurus PAC dan ranting PDI Perjuangan Kecamatan Panekan, tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat. Suyatno mengatakan tujuan utama adalah mendengar langsung kebutuhan konstituen agar aspirasi dapat diperjuangkan melalui tugas kedewanan.
"Reses kali ini kami lakukan serap aspirasi dari warga Kecamatan Panekan. Kita dengar keluhan dan keinginannya, selanjutnya diperjuangkan untuk bisa direalisasikan," ujar Suyatno.
Prioritas: perbaikan infrastruktur
Mayoritas usulan warga berkaitan dengan infrastruktur. Data lapangan menunjukkan banyak jalan kabupaten dan provinsi yang rusak dan butuh perbaikan segera. Warga meminta agar perbaikan disampaikan ke eksekutif kabupaten maupun provinsi agar akses menuju desa lebih baik.
Suyatno juga mengingatkan adanya pengurangan alokasi DD/ADD hingga 60-70 persen, yang berdampak langsung pada kemampuan desa membiayai pembangunan fisik. Kondisi ini menjadi salah satu alasan warga mendesak perbaikan jalan dan fasilitas publik melalui jalur pemerintahan yang lebih tinggi.
Fasilitas umum dan permintaan lain
Selain jalan, warga mengusulkan beberapa perbaikan fasilitas publik, antara lain:
- Perbaikan pagar makam;
- Renovasi musala;
- Penyediaan seragam dan alat hadrah;
- Perbaikan jalan desa yang banyak mengalami kerusakan.
Penguatan ekonomi dan pelatihan SDM
Permintaan bantuan ekonomi juga muncul. Warga mengusulkan program bantuan ternak (kambing), unggas, dan budidaya ikan. Selain itu, pelatihan pengelolaan usaha kecil menjadi perhatian untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Panekan.
"Kami mengusulkan pelatihan dan pembinaan sumber daya manusia wira usaha bagi pelaku di Panekan," kata Catur, salah satu warga.
Tindak lanjut wakil rakyat
Suyatno menyatakan siap menampung seluruh aspirasi dan akan mengupayakan realisasinya melalui mekanisme DPRD. Ia menegaskan akan bekerja semaksimal mungkin untuk mendorong penanganan masalah yang disampaikan warga.
Usulan yang masuk akan didokumentasikan dan disampaikan kepada pihak terkait di pemerintahan kabupaten serta provinsi. Langkah berikutnya adalah verifikasi kebutuhan di lapangan dan penjajakan sumber pendanaan untuk prioritas yang paling mendesak.
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Jember Minta Polisi Usut Perusakan ODCB Gumuk Lumpang
Ketua Komisi B DPRD Jember minta polisi usut dugaan perusakan ODCB Gumuk Lumpang akibat penambangan pasir ya...
BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp566,44 Juta di Alun-Alun Sidoarjo
BPK menemukan kelebihan bayar Rp566,44 juta pada proyek Alun-Alun Sidoarjo; DPRD mendesak perbaikan manajeme...
Puan: Keberhasilan APBN Diukur dari Dampak pada Rakyat
Puan Maharani: keberhasilan APBN tidak ditentukan oleh besar anggaran, tapi oleh seberapa jauh anggaran meng...
DPRD Madiun Minta Pemda Cari Terobosan Dongkrak Ekonomi
Ketua DPRD Madiun minta pemda cari terobosan dorong ekonomi lokal meski anggaran terbatas dengan memaksimalk...
Ketua Komisi E: Negara Perkuat Subsidi Pendidikan di Jatim
Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari, minta negara perkuat subsidi pendidikan agar biaya tak menghalangi an...
DPRD Magetan Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden 2026
DPRD Magetan menggelar Rapat Paripurna Istimewa (14/8/2026) untuk mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden da...