Kesehatan

Puskesmas Jemput Bola CKG: 700 Siswa Diperiksa di Bekasi

Bagikan:
Tenaga kesehatan Puskesmas Duren Jaya memberikan vaksin dan pemeriksaan kesehatan di SD Santa Maria Monica Bekasi

Puskesmas Duren Jaya melakukan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara jemput bola di SD Santa Maria Monica, Bekasi Timur, Jumat 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menyasar sekitar 700 siswa untuk pemeriksaan kesehatan dan pemberian vaksin, sebagai bagian upaya memenuhi target CKG tahun 2026.

Pelaksanaan dan capaian di sekolah

Tim kesehatan puskesmas mendatangi sekolah dan memberikan pemeriksaan menyeluruh serta imunisasi. Dari sekitar 700 murid yang dilayani, tercatat 105 anak menerima vaksin campak dan 67 siswa perempuan mendapat vaksin HPV.

Jenis Layanan Jumlah Siswa
Vaksin campak 105
Vaksin HPV (siswa perempuan) 67
Pemeriksaan kesehatan keseluruhan ~700

Respon sekolah dan orang tua

Kepala Sekolah SD Santa Maria Monica, Tika, mengatakan sekolah sudah melakukan sosialisasi sebelum kegiatan. Informasi disebarkan melalui grup WhatsApp dan e-flyer untuk meminta pengisian skrining dan tanda tangan surat persetujuan dari wali murid.

Kami sosialisasikan kegiatan ini pada murid dan wali murid melalui wa grup, memberikan eflyer. Kami juga meminta orang tua murid untuk mengisi skrining data anak dan menanda tangani surat pernyataan, hampir semua mengisi kecuali kalau si anak sakit atau sudah vaksin maka mereka tidak mengisi

Menurut Tika, antusiasme terlihat dari banyaknya wali murid yang mengisi dokumen. Sekolah memberi pengecualian bagi anak yang sudah divaksin atau sedang sakit.

Target Puskesmas dan strategi jemput bola

Kepala Puskesmas Duren Jaya, Drg. Ria Yoesriati, menyebut jemput bola CKG kini menjadi kegiatan tahunan. Puskesmas menargetkan mencapai 38.500 pasien CKG sepanjang 2026 dan terus menggenjot cakupan lewat pendekatan ke sekolah dan komunitas.

Ini sudah menjadi tahun kedua untuk kami mengadakan kegiatan jemput bola CKG. Tahun 2026 ini kami punya target 38.500 jiwa untuk pasien CKG

Kita harus pinter cari cara, jeli dan bisa berinovasi bagaimana masyarakat bisa ikut CKG dan target kita juga terpenuhi. Dengan adanya CKG juga sebenernya penyakit bisa terdeteksi sejak dini dan bisa diobati secara tuntas atau simpelnya cegah dini, tuntas atasi

Sasaran sekolah dan cakupan saat ini

Tenaga kesehatan di lapangan melaporkan target total siswa sebesar 13.500 dari jaringan sekolah setempat. Target itu mencakup 16 SD, 6 SMP, dan 12 SMA. Hingga kini tercatat sekitar 2.000 siswa sudah mengikuti CKG.

Ada sekitar 13.500 siswa menjadi target CKG, dan jumlah itu total keseluruhan siswa dari 16 SD, 6 SMP, 12 SMA

Dengan kombinasi pemeriksaan di sekolah dan imunisasi, puskesmas berharap deteksi penyakit sejak dini meningkat dan pengobatan dapat dilakukan tuntas. Upaya lanjutan akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang belum tercapai untuk memenuhi target tahunan.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait