Gaya Hidup

Tapal Market Luncurkan Gabin Tapal, Rethink Gabin di Bandung

Bagikan:
Gabin Tapal: reinterpretasi gabin oleh Tapal Market di Bandung

Tapal Market resmi memperkenalkan Gabin Tapal, reinterpretasi gabin yang diluncurkan di Bandung baru-baru ini. Inisiatif ini bagian dari program RETHINK GABIN dengan slogan Some Classics Never Stop Evolving, bertujuan menempatkan gabin sebagai makanan tradisional yang bisa berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

Konsep RETHINK GABIN

Konsep ini mengajak masyarakat melihat gabin dari sudut pandang baru. Bukan sekadar camilan nostalgia, gabin ditempatkan sebagai medium eksplorasi rasa dan pengalaman kuliner modern.

Tapal Market menekankan bahwa pendekatan yang dipilih mempertahankan bentuk serta karakter dasar gabin, sekaligus membuka kemungkinan perubahan rasa dan penyajian.

Mengapa memilih gabin?

Gabin dipilih karena kedekatannya dengan berbagai generasi. Bentuknya familiar dan acaranya melekat dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Menurut Chef Nugraha, gabin menarik karena kesederhanaannya dan cerita panjang di baliknya. Ia melihat peluang membawa gabin ke konteks yang lebih modern tanpa menghilangkan karakter dasarnya.

"Bagi kami, gabin menarik karena dia adalah makanan yang sangat sederhana, tetapi punya cerita yang panjang. Kami melihat ada ruang untuk membawa gabin ke konteks yang lebih modern tanpa menghilangkan karakter dasarnya.

Jadi, kami tidak ingin membuat sesuatu yang benar-benar baru, tetapi mencoba melihat kembali gabin dengan perspektif yang berbeda,"

Enam interpretasi baru dari dapur Tapal

Di bawah payung RETHINK GABIN, Tapal Market menghadirkan enam interpretasi baru yang berangkat dari karakter dapurnya. Setiap varian dirancang untuk menghormati bentuk gabin sekaligus menawarkan pengalaman rasa yang berbeda.

Peluncuran ini menunjukkan fokuss Tapal Market pada inovasi yang tetap menghargai akar kuliner lokal. Kombinasi unsur nostalgia dan kejutan rasa menjadi kunci pendekatan mereka.

"Yang ingin kami tunjukkan adalah bahwa makanan klasik tidak harus berhenti di masa lalu. Justru karena gabin sudah begitu familiar, kami merasa punya kesempatan untuk membawanya ke pengalaman yang berbeda," kata Assyifa Sofia, CEO & Founder Tapal Market.

Makna dan prospek ke depan

Langkah Tapal Market memperkenalkan Gabin Tapal memberi contoh bagaimana kuliner tradisional dapat berevolusi. Inovasi semacam ini bisa membuka pasar baru dan menarik perhatian generasi muda tanpa menghapus memori kuliner lama.

Ke depan, keberhasilan proyek ini akan terlihat dari respons konsumen terhadap enam interpretasi tersebut dan kemungkinan adaptasi di tempat lain.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait