Sekwan Baru Medan Genjot Reformasi Tata Kelola Sekretariat DPRD
Medan — Baru sehari menjabat, Sekretaris DPRD Kota Medan, Erisda Hutasoit SE, langsung memulai pembenahan birokrasi di lingkungan Sekretariat DPRD Medan. Rapat koordinasi yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) digelar pada Senin (2/11) sebagai langkah awal pelaksanaan program kerja.
Arah kebijakan: Sinergi, Akselerasi, dan Integritas 2026
Erisda memperkenalkan arahan bertajuk Sinergi, Akselerasi, dan Integritas 2026 untuk membangun pola kerja yang lebih solid dan profesional. Ia menegaskan bahwa keberhasilan lembaga legislatif juga bergantung pada kekuatan birokrasi di belakang anggota dewan.
“Kita adalah satu kesatuan sistem yang bekerja bersama.”
Tiga tahapan strategis
Untuk menerapkan arah itu, Erisda menetapkan tiga tahapan strategis: fondasi, optimalisasi, dan pematangan. Tahap awal fokus pada rekalibrasi mandat dan penguatan fungsi empat bagian utama di sekretariat.
Empat pilar organisasi
Pelaksanaan kebijakan akan ditopang oleh empat pilar kerja yang jelas. Masing-masing pilar mendapat fokus dan dukungan sistem digital untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
- Bagian Umum: Menjadi pusat operasional dan pengelolaan SDM, meliputi tata usaha, kepegawaian, urusan rumah tangga, dan perlengkapan. Penguatan dilakukan dengan pemanfaatan sistem digital seperti presensi elektronik, E-Kinerja, MyASN, SIMPEG, PPID, dan Whistle-Blowing System.
- Bagian Program dan Keuangan: Mengawal akuntabilitas anggaran melalui perencanaan RKA/DPA, verifikasi SPP/SPM, serta akuntansi dan pelaporan. Proses diarahkan terintegrasi dengan SIPD, AKIP, dan SAKIP.
- Bagian Persidangan dan Perundang-undangan: Mendukung produk parlemen berkualitas lewat kajian hukum, naskah akademik, fasilitasi persidangan, risalah, humas, protokol, dan publikasi. Pelaksanaan didukung sistem JDIHN dan SMARTWAN.
- Bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan: Mendukung fungsi utama DPRD dalam pembahasan KUA-PPAS, APBD, ranperda pertanggungjawaban, reses, hearing, penyusunan pokok-pokok pikiran (Pokir), hingga persetujuan kerja sama daerah.
Program Optimalisasi Tata Kelola Internal
Selain penguatan fondasi, Sekretariat DPRD Medan akan menjalankan program Optimalisasi Tata Kelola Internal untuk meningkatkan standar kerja dan layanan. Program ini mencakup empat langkah utama.
- Mempercepat pengelolaan surat-menyurat dan memastikan akurasi naskah dinas pimpinan.
- Memperbarui standar operasional prosedur (SOP) agar alur kerja lebih jelas dan tidak tumpang tindih.
- Memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk meminimalkan risiko operasional dan administratif.
- Mempercepat reformasi birokrasi untuk membangun budaya kerja inovatif dan berorientasi pada pelayanan prima.
Target dan harapan
Erisda menegaskan tujuan jangka panjangnya: menjadikan Sekretariat DPRD Medan tidak hanya sebagai unit administratif, tetapi sebagai organisasi profesional yang mampu mendukung tugas 50 anggota DPRD secara optimal. Ia berharap budaya kerja baru berlandaskan sinergi, kecepatan, dan integritas akan meningkatkan kualitas pelayanan kelembagaan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Sekretariat DPRD Medan diharapkan siap menghadapi agenda eksternal berskala nasional dan tantangan tata kelola pemerintahan modern.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pengadilan Tinggi Banda Aceh Peringati Maulid Nabi 1448 H
Pengadilan Tinggi Banda Aceh menggelar Maulid Nabi 1448 H pada 2 Nov 2026, diikuti PN se-Aceh dan ceramah Us...
Sabang Perkuat Pelayanan Publik lewat Penandatanganan PKS MPP
Pemko Sabang menandatangani PKS dengan instansi vertikal untuk mempercepat layanan melalui Mal Pelayanan Pub...
SMA Plus Berasrama Santo Mikael Pangururan Siap Dibangun dan Terima Siswa 2027
Pemkab Samosir dan Yayasan Santo Yoseph mempercepat pembangunan SMA Plus Berasrama Santo Mikael; asrama dimu...
Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi ke Denpom I/1, Perkuat Sinergi
Kapolres Pematangsiantar kunjungi Denpom I/1 Senin (2/11) untuk perkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi...
Eks Wali Kota Sibolga Tersangka Korupsi Pasar Ikan Rp22 Miliar
Direktorat Reskrimsus Polda Sumut menahan mantan Wali Kota Sibolga dan tiga lainnya terkait korupsi pembangu...
Kejari Medan Selesaikan 6 Perkara Anak lewat Diversi 2026
Kejari Medan menuntaskan enam perkara anak lewat diversi pada 2026, fokus pada pemulihan korban dan masa dep...