Sekolah Rakyat Merauke Jadi Harapan Anak Papua Selatan
Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke muncul sebagai simbol kebangkitan pendidikan bagi anak-anak putus sekolah di Papua Selatan. Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional, sekolah ini menggelar upacara dan pembelajaran untuk menegaskan fungsi sosialnya sebagai akses pendidikan alternatif.
Peringatan Harkitnas dan peran Sekolah Rakyat
Peringatan Harkitnas dimanfaatkan sekolah untuk menanamkan semangat belajar. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 77, Budi Sutomo, menyatakan tema kebangkitan nasional relevan dengan kondisi murid-muridnya.
Kondisi siswa dan tantangan literasi
Sekolah ini menampung anak-anak yang pernah putus sekolah karena masalah ekonomi dan keterbatasan akses. Banyak murid membutuhkan penguatan literacy dasar saat mulai belajar kembali.
"Anak-anak kami merupakan invisible children yang pernah putus sekolah karena faktor ekonomi keluarga. Sebagian siswa berasal dari kampung tanpa akses pendidikan lanjutan,"
— Budi Sutomo, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 77 Merauke (Jakarta, 22 Mei 2026)
Budi menambahkan bahwa pekerjaan mendidik anak-anak kampung terpencil sangat berat. Beberapa siswa seusia SMP bahkan belum bisa membaca. Meski demikian, pihak sekolah tetap optimistis membangun masa depan mereka.
"Pekerjaan kami sangat berat karena masih ada siswa seusia SMP belum bisa membaca. Namun kami tetap optimistis membangun masa depan anak-anak kampung terpencil,"
— Budi Sutomo
Ruang mimpi dan dukungan yang diharapkan
Selain keterampilan dasar, Sekolah Rakyat memberi ruang bagi murid bermimpi melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Sekolah berharap adanya dukungan pemerintah dan lembaga untuk keberlanjutan program.
"Setiap anak berhak memiliki mimpi dan mimpi itu wajib diwujudkan bersama. Kami ingin siswa sekolah rakyat menjadi pemimpin masa depan Indonesia,"
— Budi Sutomo
Jangkauan program nasional
Menteri Sosial menegaskan program Sekolah Rakyat menjangkau wilayah Terdepan, Terpencil, dan Terluar. Program pendidikan gratis ini sudah hadir di berbagai titik di Indonesia.
"Sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi sejak pertengahan 2025 di berbagai wilayah Indonesia. Sekolah itu tersebar dari Aceh, Papua, NTT, Sulawesi Utara, Natuna, hingga Anambas,"
— Saifullah Yusuf, Menteri Sosial (Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, 21 Mei 2026)
Implikasi dan harapan ke depan
Respons masyarakat di Merauke terhadap Sekolah Rakyat terbilang positif. Banyak orang tua yang mendaftarkan anaknya, meski ada kekhawatiran terkait dinamika sosial di wilayah yang tengah menghadapi isu program strategis nasional.
Harapan sekolah adalah lahirnya lulusan dari kampung yang kembali membangun daerah dan memutus rantai kemiskinan. Jika setiap kampung memiliki satu lulusan sukses, menurut pihak sekolah itu sudah menjadi kebanggaan besar.
Ke depan, keberlanjutan program dan penguatan literasi menjadi kunci agar Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi yang lebih siap bersaing dan memimpin di masa depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bapanas Perkuat Peran Analis untuk Ketahanan Pangan
Bapanas melantik tiga Analis Ketahanan Pangan dan mengangkat kembali satu Analis Kebijakan pada 18 Agustus 2...
Nilai Kejuangan TNI AU Jadi Pedoman Moral dan Profesional
Letkol Assubhan: aktualisasi nilai kejuangan TNI AU jadi pedoman moral dan profesionalisme prajurit, disampa...
Percepatan Program Tiga Juta Rumah, Pagu KUR Naik Rp50 Triliun
Pemerintah menaikkan pagu KUR perumahan menjadi Rp50 triliun dan percepat FLPP untuk mendukung program tiga...
Penyintas Gempa NTT Butuh Terpal dan Dapur Umum, Human Initiative
Human Initiative: penyintas gempa NTT butuh terpal, sembako, dan dapur komunal; tim bawa 200 paket sembako d...
Korban Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 83 Orang
BNPB: korban gempa M7,7 di NTT naik jadi 83 jiwa per 21 Agustus 2026; pengungsi 110.785 dan ribuan rumah rus...
Henriette Ajak Anak Muda Perkuat Literasi Keagamaan
Henriette Hutabarat mengajak generasi muda memperkuat literasi keagamaan lewat media sosial untuk menjaga pe...