Korlantas Perkuat Transformasi Digital dan Kolaborasi Keselamatan Jalan
Korlantas Polri memperkuat transformasi digital dan kolaborasi keselamatan jalan melalui Rakernis Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026. Penguatan itu diumumkan oleh Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho pada Rakernis yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. Langkah ini bertujuan mendukung pelayanan publik dan penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.
Kolaborasi lintas sektor dan program nasional
Menurut Kakorlantas, kolaborasi dengan kementerian dan pemangku kepentingan terus diperkuat untuk meningkatkan keselamatan jalan nasional. Dalam forum Rakernis, Korlantas menegaskan program bersama untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Korlantas Polri dengan kementerian dan stakeholder telah mencanangkan Hari Lalu Lintas Keselamatan Jalan. Tahun 2025 program itu sudah resmi dicanangkan bersama,”
Upaya itu dilanjutkan dengan penguatan kerja sama pada tingkat daerah dan pusat agar pesan keselamatan lebih terintegrasi.
Penguatan lima pilar keselamatan jalan
Korlantas menyatakan memperkuat lima pilar keselamatan jalan bersama berbagai pihak terkait. Penguatan tersebut mencakup aspek pencegahan, infrastruktur, penegakan hukum, respons darurat, dan budaya berkendara—dengan fokus pada integrasi antar-institusi.
“Lima pilar keselamatan jalan akan terus diperkuat bersama seluruh pihak terkait. Semuanya untuk menciptakan transportasi yang aman dan terintegrasi,”
Transformasi digital: program satu data dan layanan
Salah satu prioritas adalah pengembangan Digital Korlantas berbasis satu data nasional. Program ini menjadi bagian dari transformasi Polri Presisi melalui revitalisasi pelayanan dan pengawasan digital.
“Korlantas Polri terus menjabarkan program lompatan teknologi digital berbasis satu data nasional. Revitalisasi digital menjadi fokus utama pelayanan dan pengawasan lalu lintas,”
Penerapan sistem data terpadu diharapkan mempercepat proses administrasi dan meningkatkan akurasi pengawasan lalu lintas.
Inovasi ETLE dan penegakan berbasis teknologi
Korlantas menghadirkan berbagai inovasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang memanfaatkan teknologi modern. Pengembangan saat ini mencakup beberapa varian ETLE sebagai berikut:
- ETLE drone
- ETLE handheld
- ETLE on board
- ETLE statis
“Kami juga menghadirkan ETLE drone untuk mendukung penegakan hukum berbasis teknologi digital. Pengguna jalan diharapkan semakin tertib dan patuh berlalu lintas,”
Target digitalisasi layanan publik
Pada aspek pelayanan publik, Korlantas menargetkan kemudahan sistem pembayaran pajak kendaraan serta akses layanan SIM dan STNK lewat platform digital. Tujuannya, membuat proses administrasi lebih cepat dan ramah pengguna.
“Kami berharap membayar pajak kendaraan semudah membeli pulsa secara digital. Optimalisasi pelayanan SIM dan STNK juga harus mengutamakan sistem digital,”
Dengan langkah ini, Korlantas menempatkan transformasi teknologi dan kolaborasi sebagai fondasi untuk meningkatkan keselamatan serta kualitas layanan lalu lintas di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
DPR Apresiasi Pembebasan WNI Aktivis Kemanusiaan dari Israel
DPR menyambut pembebasan aktivis kemanusiaan Indonesia yang ditahan, memuji peran Kemenlu dan bantuan Turki...
Menkomdigi Prihatin, Pemerintah Siapkan Perlindungan untuk UMKM Digital
Menkomdigi dan Kementerian UMKM kolaborasi untuk menegakkan perlindungan UMKM di ruang digital, menanggapi k...
Prabowo Kumpulkan Ekonom Senior Bahas Antisipasi Krisis Ekonomi
Presiden Prabowo mengundang ekonom senior ke Istana (22 Mei 2026) untuk membahas pengalaman krisis dan langk...
Kemkomdigi Perkuat Perlindungan UMKM di Ekosistem Digital
Kemkomdigi dan Kementerian UMKM sepakat memperkuat perlindungan UMKM di ekosistem digital melalui kolaborasi...
HKBP Rayakan HUT ke-165 dengan Ibadah Syukur di GBK
HKBP merayakan HUT ke-165 di GBK dengan fokus ibadah syukur dan refleksi sejarah penyebaran Kekristenan di T...
Sekolah Rakyat Merauke Jadi Harapan Anak Papua Selatan
Sekolah Rakyat 77 Merauke jadi harapan anak putus sekolah di Papua Selatan; program nasional kini sudah buka...