Miftahussakdan Pimpin SavEnvironment, Dorong Aksi Lingkungan di Medan
Medan — Miftahussakdan, mahasiswa semester tujuh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, memimpin SavEnvironment, komunitas yang mengubah edukasi lingkungan menjadi aksi nyata di Medan. Sejak awal, komunitas ini menggelar kegiatan praktis seperti vertical garden, pembuatan eco-enzyme, dan ecobrick untuk mengajak masyarakat terlibat langsung.
Program dan kegiatan lapangan
SavEnvironment menggabungkan edukasi dan praktik yang bisa diterapkan sehari-hari. Selain kegiatan langsung, mereka memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pengetahuan soal mikroplastik, pengurangan produk sekali pakai, transisi energi hijau, dan emisi metana.
Beberapa kegiatan utama yang dikembangkan SavEnvironment meliputi:
- Pembuatan vertical garden sebagai solusi ruang hijau di area terbatas.
- Pengolahan sampah menjadi eco-enzyme untuk penggunaan rumah tangga.
- Pembuatan ecobrick untuk pengelolaan sampah nonorganik.
SAV Expo: Seni dari sampah
Salah satu program yang menonjol adalah SAV Expo: Exhibition and Workshop yang digelar di Serayu Cafe. Pameran ini menampilkan karya seni dari material bekas dan membuka ruang diskusi tentang nilai ulang sampah.
"Kegiatan ini mengangkat gagasan pemanfaatan sampah menjadi karya seni, dengan konsep yang dipublikasikan sebagai upaya mengubah 80 persen bagian sampah menjadi seni. Dalam penyelenggaraannya, saya berperan sebagai pemimpin kegiatan yang mengoordinasikan proses realisasi program bersama tim," terang Miftahussakdan.
Eco Meal Project dan pemberdayaan
Dalam rangka Project SavEnvironment 2.0, komunitas meluncurkan Eco Meal Project. Program ini mengedukasi tentang piring sehat dan pemanfaatan sisa makanan agar bernilai tambah. Selain itu, terdapat kegiatan budidaya yang diarahkan untuk mendukung pemberdayaan di Panti Asuhan Cinta Kasih Medan.
Rencana SavEnvironment 3.0
Ke depannya, SavEnvironment merancang fase 3.0 dengan fokus pada pembuatan green wall, pengolahan sampah organik menjadi kompos, dan pemanfaatan sampah nonorganik untuk pembuatan dinding daur ulang. Rangkaian ini menunjukkan upaya komunitas mengeksplorasi berbagai pendekatan pengelolaan lingkungan.
Keterkaitan akademik dan prestasi
Peran Miftah tidak hanya organisasi. Ia juga aktif di AIESEC USU sebagai LCVP Incoming Global Volunteer dan terlibat penelitian bersama dosen, termasuk kajian larvasida alami dan pengembangan gagasan biochar. Keterlibatan akademik ini memperkuat pendekatan berbasis pengetahuan dalam program komunitas.
Beberapa prestasi yang diraih Miftah antara lain:
- Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Berprestasi II Nasional 2025
- Mahasiswa Berprestasi II USU 2025
- Mahasiswa Berprestasi I FKM USU 2025
- Juara II Pengabdian Masyarakat BRIDA 2026
SavEnvironment menempatkan keberlanjutan sebagai praktik sehari-hari dan memberdayakan komunitas lokal melalui kolaborasi antarmahasiswa, relawan, dan lembaga. Ke depan, komunitas ini berpotensi memperluas jangkauan programnya dan terus mengubah prinsip kepedulian lingkungan menjadi tindakan nyata yang berdampak.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pembangunan Jembatan Sungai Siabu Diprediksi Selesai dalam 21 Hari
Proyek Jembatan Sungai Siabu di Padanglawas diprediksi selesai dalam 21 hari lagi meski ada keterlambatan pa...
Langkat Dukung Pembentukan Kelayan Binter untuk Reintegrasi Sosial
Plt. Bupati Langkat dukung Kelayan Binter untuk perkuat reintegrasi sosial 309 klien pemasyarakatan dan kura...
Polri Sita Empat Merek Beras Fortifikasi Diduga Tidak Sesuai Label
Bareskrim dan Polda Sumut menyita empat merek beras fortifikasi PT UDS setelah uji lab menunjukkan ketidakse...
Tuntutan Dua Terdakwa Korupsi Waterfront City Ditunda
Pembacaan tuntutan dua terdakwa kasus korupsi Waterfront City Pangururan—kerugian Rp13,185 miliar—ditunda hi...
Mahasiswa USU Ciptakan Kacamata Pintar dan Nutrivision Deteksi Stunting
Mahasiswa USU kembangkan kacamata pintar Hearo-Tech dan Nutrivision untuk bantu komunikasu penyandang disabi...
Polda Sumut Sita 144 Goni Pakaian Ilegal dari Bandung ke Medan
Polda Sumut mengamankan truk berisi 144 goni pakaian bekas ilegal dari Bandung menuju Medan; penindakan meli...