Lokal

Mahasiswa USU Ciptakan Kacamata Pintar dan Nutrivision Deteksi Stunting

Bagikan:
Arya Dwi Ardhana Wibowo mempresentasikan kacamata pintar Hearo-Tech dan prototipe Nutrivision

Medan — Arya Dwi Ardhana Wibowo, mahasiswa Program Sarjana Terapan Statistika Universitas Sumatera Utara, meluncurkan dua inovasi teknologi untuk mengatasi keterbatasan komunikasi penyandang disabilitas dan mendeteksi risiko stunting pada anak. Karyanya, termasuk kacamata pintar Hearo-Tech dan perangkat Nutrivision, dikembangkan sepanjang 2026 dan sudah diuji di lapangan.

Inovasi: Kacamata Pintar Hearo-Tech

Arya merancang kacamata pintar untuk membantu komunikasi tunarungu. Saat orang berbicara, suara dikonversi menjadi teks yang muncul langsung di layar kacamata. Integrasi ini memungkinkan percakapan sehari-hari dibaca instan tanpa penerjemah bahasa isyarat.

Prototipe kacamata tersebut sudah diimplementasikan dan diuji coba di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Medan. Hasil uji awal menunjukkan komponen dasar berfungsi sesuai rencana.

Nutrivision: Deteksi Dini Risiko Stunting

Selain alat bantu komunikasi, Arya mengembangkan Nutrivision, perangkat yang menggabungkan Computer Vision, kecerdasan buatan (AI), dan Internet of Things (IoT). Tujuannya adalah mendeteksi dini risiko stunting pada anak melalui analisis data dan penginderaan visual.

Dengan pendekatan ini, Arya ingin memanfaatkan ilmu statistika untuk solusi kesehatan masyarakat yang praktis dan dapat diterapkan di lapangan.

Pengembangan dan Uji Coba

Menurut Arya, komponen dan sistem dasar kedua alat tersebut sudah siap. Hambatan utama yang masih dihadapi adalah dana untuk pengembangan massal dan biaya operasional.

"Untuk fungsi komponen dan sistem dasarnya sebenarnya sudah siap dan berfungsi dengan baik. Hambatan utamanya saat ini tinggal di masalah biaya operasional saja untuk pengembangan massal ke depan," ungkapnya.

Prestasi Akademik dan Aktivitas Kampus

Kreasi Arya tidak lepas dari latar belakangnya di klub robotik saat di MAN Asahan dan minat lama di bidang teknologi. Sepanjang 2026, ia meraih sejumlah penghargaan nasional yang menegaskan kualitas risetnya.

  • Medali emas dan kategori Best Team di National Essay Competition Universitas Andalas
  • Juara di kompetisi tingkat Universitas Riau
  • Finalis di Samsung Innovation Campus

Di kampus, Arya aktif sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Statistika USU, kru USU TV, Humas Fakultas Vokasi, dan sering menjadi master of ceremony di acara-universitas.

Tantangan dan Prospek

Arya menyebut manajemen waktu dan semangat belajar sebagai kunci mengelola peran akademik, organisasi, dan riset. Ia berharap dukungan finansial dan mitra pengembangan akan membuka jalan bagi produksi massal kedua perangkat tersebut.

Inovasi ini menunjukkan potensi riset mahasiswa untuk menghadirkan solusi nyata bagi isu sosial—dari akses komunikasi bagi penyandang disabilitas hingga deteksi dini stunting.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait