Bapenda Sumut Jemput Bola Sosialisasi Sadar Pajak untuk Dongkrak PKB
MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengintensifkan program Sadar Pajak sejak awal Juli 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan metode jemput bola, termasuk sosialisasi door to door ke permukiman warga.
Langkah jemput bola ke rumah warga
Bapenda Sumut kini tidak hanya mengandalkan pelayanan di kantor. Petugas turun ke jalan, tempat keramaian, warung, dan rumah-rumah warga untuk memberi informasi soal kewajiban pajak kendaraan. Pendekatan langsung diharapkan membuat pesan lebih mudah diterima dan mendorong warga segera membayar ketika masa berlaku pajak sudah jatuh tempo.
"Kami saat ini sedang melakukan sosialisasi sadar pajak kendaraan bermotor. Dengan sosialisasi ini kita harapkan semakin memberikan imbauan kepada masyarakat untuk dapat membayarkan pajak kendaraannya,"
— Kepala Bapenda Sumut, Sutan Tolang Lubis.
Kolaborasi lintas instansi
Untuk memperluas jangkauan, Bapenda menggandeng sejumlah instansi. Kerja sama ini dipandang penting agar kampanye menjadi lebih masif dan efektif.
- Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut (Dirlantas)
- Jasa Raharja Sumut
- UPT Samsat kabupaten dan kota se-Sumut
Sutan menekankan bahwa sinergi antar lembaga akan membantu meningkatkan kesadaran pajak sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan pembayaran PKB.
"Agar lebih masif lagi kita kerja sama dengan pihak-pihak terkait dan masyarakat lebih memiliki kesadaran terhadap pajak, semoga ini bisa memberikan dampak yang lebih luas dan memaksimalkan target kita,"
Target penerimaan PKB 2026
Pajak Kendaraan Bermotor menjadi salah satu fokus utama pendapatan daerah Sumatera Utara pada 2026. Pemerintah menargetkan penerimaan PKB sebesar Rp1,81 triliun tahun ini, naik dari target tahun sebelumnya Rp1,74 triliun.
Realisasi penerimaan sepanjang 2025 tercatat Rp1,44 triliun. Kenaikan target menunjukkan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah.
Dengan sosialisasi langsung dan program-program pendukung seperti Gebyar Pajak, Pemprov Sumut berharap kepatuhan masyarakat meningkat dan penerimaan PKB mendekati target. Ke depan, efektivitas kampanye dan kerja sama antarinstansi akan menjadi penentu capaian penerimaan daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...