IAIN Langsa Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan KJRI Penang
Langsa — Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution MA dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Dr. Muhammad Amin MA menggelar pertemuan dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang Wanton Saragih Sid. pada Rabu, 19 Agustus. Pertemuan berlangsung sekitar dua jam, pukul 15.00–17.00 waktu Malaysia, dan membahas penguatan jejaring internasional serta kerja sama pendidikan tinggi antara IAIN Langsa dan perguruan tinggi di Malaysia.
Tema pertemuan dan delegasi
Diskusi dipimpin oleh Rektor IAIN Langsa dengan pendampingan Dekan FEBI dan jajaran FEBI. Dari pihak KJRI Penang hadir Wanton Saragih Sid. bersama Prima Januar Sastrawiria (Konsul I Bidang Penerangan, Sosial dan Budaya) dan Siti Hediyanti Elsani Yosrizal (Konsul II Bidang Penerangan, Sosial dan Budaya). Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif, serta ditutup dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan kelembagaan.
Tiga agenda strategis yang dibahas
Konsul Jenderal memberi respons positif terhadap tiga agenda utama yang diajukan IAIN Langsa. Agenda tersebut dirangkum sebagai berikut:
- Akses kerja sama perguruan tinggi: memfasilitasi komunikasi dan pembukaan peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan Malaysia.
- Program mobilitas akademik: mendorong student mobility, academic visit, visiting lecturer, short course, dan kegiatan akademik bersama.
- Penguatan kapabilitas riset: menjadikan IAIN Langsa sebagai mitra strategis dalam Islamic Studies dan kajian Melayu, termasuk riset bersama tentang Islam, budaya Melayu, moderasi beragama, ekonomi syariah, dan ekoteologi.
Langsa sebagai pintu gerbang akademik
Prof. Ismail menekankan posisi Langsa yang memiliki kedekatan geografis, historis, dan kultural dengan Malaysia. Ia menyatakan bahwa tujuan kerja sama bukan sekadar penandatanganan MoU, tetapi menghasilkan program nyata bagi mahasiswa, dosen, serta pengembangan kelembagaan.
"Langsa memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pintu gerbang pendidikan Islam Indonesia ke Malaysia. Karena itu, kami ingin membangun kerja sama yang tidak berhenti pada MoU, tetapi menghasilkan program nyata bagi mahasiswa, dosen, penelitian dan pengembangan kelembagaan," ujar Prof. Ismail.
Ia menambahkan pentingnya membangun koridor akademik dua arah: mahasiswa Malaysia belajar di Langsa, mahasiswa IAIN Langsa memperoleh pengalaman akademik di Malaysia, serta dosen kedua negara melakukan riset bersama.
Internasionalisasi kampus dan tindak lanjut
Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya IAIN Langsa memperkuat internasionalisasi kampus dan menyiapkan strategi pengembangan kelembagaan. Pihak kampus berharap dukungan KJRI Penang menjadi pintu masuk untuk menjalin kerja sama lebih luas dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Malaysia.
"Yang kita bangun bukan sekadar hubungan seremonial, tetapi jejaring akademik yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan," tegas Prof. Ismail.
Hasil pertemuan membuka peluang konkret bagi mahasiswa dan dosen kedua negara melalui program pertukaran, kunjungan akademis, dan riset bersama. Langkah berikutnya adalah pemetaan mitra potensial dan perencanaan program mobilitas yang akan difasilitasi oleh KJRI Penang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Tunjuk Non-Dokter Jadi Wadir Medis RSUD Amri Tambunan
Bupati Deliserdang tunjuk pejabat non-dokter sebagai Wadir Medis RSUD Amri Tambunan; BKPSDM sebut ada Perset...
Ratusan Warga Desa Sukaraja Demo, Tuntut Audit Dana Desa Rp1,16 Miliar
Ratusan warga Desa Sukaraja menggelar aksi damai di Kantor Bupati Asahan menuntut audit dana desa Rp1,16 mil...
Kapolda Sumut dan Pemkab Samosir Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada
Kapolda Sumut dan Pemkab Samosir menanam 10,5 ha bawang putih di Desa Maduma, 19 Agustus, mendukung program...
2.000 Pelajar Ikuti Pawai Karnaval HUT ke-81 di Lhoknga
Lebih dari 2.000 pelajar dari TK hingga SMA/SMK mengikuti pawai karnaval HUT ke-81 RI di Lhoknga, Aceh Besar...
Taput Tegaskan Komitmen Jaga Orangutan Tapanuli dan Harangan
Pemkab Tapanuli Utara perkuat konservasi Orangutan Tapanuli lewat hortikultura dan edukasi publik pada perin...
Siswi SMK di Berastagi Membaik setelah Keracunan MBG, Dirawat di PICU
Siswi SMK Berastagi berusia 17 tahun dirawat di RSU Haji Medan setelah keracunan MBG; kondisinya membaik nam...