DKP Aceh Salurkan 3,7 Ton Ikan Beku untuk Intervensi Stunting di Lamlhom
ACEH BESAR — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyalurkan 3,7 ton ikan segar beku ke Mukim Lamlhom, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Bantuan ini diberikan untuk intervensi stunting dan peningkatan gizi masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Aceh. Penyaluran dilakukan ke setiap gampong dalam wilayah kemukiman dan diterima secara langsung oleh pihak mukim.
Penyaluran dan penerima bantuan
Distribusi ikan dibagikan ke seluruh gampong di Kemukiman Lamlhom. Penyerahan resmi diterima oleh Mukim Lamlhom, Zulfikar. Acara penyerahan disaksikan Camat Lhoknga, Zayadinur, S.STP, Sekretaris Kecamatan Lhoknga, Ichwan Fadli, ST, serta para keuchik setempat.
Langkah penyaluran melalui gampong dipilih agar bantuan sampai langsung ke keluarga penerima. Sistem ini diharapkan memudahkan koordinasi dan memastikan distribusi berjalan tertib.
Respons pemangku kepentingan
Para pemangku kepentingan menyambut baik inisiatif DKP Aceh. Mereka menilai ikan sebagai sumber protein penting untuk pertumbuhan anak dan peningkatan kualitas gizi keluarga.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan ikan ini. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan protein dan meningkatkan gizi keluarga," ujar Zulfikar.
Camat Lhoknga, Zayadinur, juga menegaskan harapannya agar program memberi dampak nyata terhadap pencegahan stunting. Ia menambahkan bahwa dukungan seperti ini penting untuk kesehatan dan perkembangan anak-anak di wilayah tersebut.
"Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk pertumbuhan dan kesehatan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan turut mendukung upaya pencegahan stunting," kata Zayadinur.
Sekretaris Kecamatan Ichwan Fadli menyatakan bahwa penyaluran melalui gampong membuat distribusi lebih tertib dan tepat sasaran. Para keuchik juga memberi apresiasi karena bantuan dinilai mendorong peningkatan konsumsi ikan di tingkat rumah tangga.
Dampak program dan harapan ke depan
Program ini diharapkan memberikan kontribusi pada pemenuhan gizi masyarakat dan intervensi stunting di Lamlhom. Total 3,7 ton ikan segar beku kini telah didistribusikan ke setiap gampong dalam kemukiman tersebut.
Para pihak berharap program serupa dapat dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang. Sinergi antara pemerintah daerah, DKP Aceh, kecamatan, mukim, dan pemerintahan gampong dinilai krusial untuk keberlanjutan dan ketepatan sasaran program pemenuhan gizi.
Dengan penyaluran yang terarah, diharapkan manfaat program dapat dirasakan lebih luas dan memberi dampak jangka panjang pada kualitas kesehatan generasi penerus Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ratusan Warga Desa Sukaraja Demo, Tuntut Audit Dana Desa Rp1,16 Miliar
Ratusan warga Desa Sukaraja menggelar aksi damai di Kantor Bupati Asahan menuntut audit dana desa Rp1,16 mil...
Kapolda Sumut dan Pemkab Samosir Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada
Kapolda Sumut dan Pemkab Samosir menanam 10,5 ha bawang putih di Desa Maduma, 19 Agustus, mendukung program...
2.000 Pelajar Ikuti Pawai Karnaval HUT ke-81 di Lhoknga
Lebih dari 2.000 pelajar dari TK hingga SMA/SMK mengikuti pawai karnaval HUT ke-81 RI di Lhoknga, Aceh Besar...
Taput Tegaskan Komitmen Jaga Orangutan Tapanuli dan Harangan
Pemkab Tapanuli Utara perkuat konservasi Orangutan Tapanuli lewat hortikultura dan edukasi publik pada perin...
Siswi SMK di Berastagi Membaik setelah Keracunan MBG, Dirawat di PICU
Siswi SMK Berastagi berusia 17 tahun dirawat di RSU Haji Medan setelah keracunan MBG; kondisinya membaik nam...
Binjai Waspada Pancaroba: Dinkes dan BPBD Ingatkan Empat Penyakit
Dinkes dan BPBD Binjai mengimbau waspada selama pancaroba: antisipasi angin, banjir, serta empat penyakit um...