Lokal

Polres Dairi Tanam Bibit Bawang Putih 1 Hektar Dukung Swasembada

Bagikan:
Penanaman bibit bawang putih di Desa Lae Hole II, Kabupaten Dairi

SIDIKALANG — Polres Dairi bersama kelompok tani menanam bibit bawang putih di Desa Lae Hole II, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi pada Rabu (19/8). Kegiatan berlangsung pada lahan seluas 1 hektar dan bertujuan mendukung percepatan swasembada pangan, terutama komoditas bawang putih.

Penanaman dan peserta

Acara penanaman dihadiri langsung oleh Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan dan Dandim 0206 Dairi Letkol ARM Denni Wardana. Hadir juga Bupati Dairi yang diwakili Asisten Perekonomian Junihardi Siregar serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh setempat.

Kapolres didampingi oleh sang istri, yang juga menjabat Ketua Bhayangkari Cabang Dairi. Keterlibatan unsur kepolisian, militer, dan pemerintah daerah memperlihatkan sinergi antarinstansi pada program ketahanan pangan skala desa.

Tujuan program

Menurut Kapolres, kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polres Dairi terhadap program swasembada pangan. Program dilaksanakan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung kebijakan nasional.

"Program Ketahanan pangan desa lae hole ini dilaksanakan sebagai bentuk langkah nyata dalam mendukung program strategis Nasional sesuai Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia," ujar Kapolres.

Penanaman bawang putih juga dimaksudkan untuk meningkatkan produksi lokal. Selain itu, kegiatan ini diharapkan membantu stabilitas pasokan komoditas yang rentan fluktuasi harga.

Dampak dan harapan

Kapolres menegaskan harapan agar program dapat menjaga kestabilan harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dukungan teknis dan pembinaan kepada kelompok tani menjadi aspek penting untuk mencapai hasil jangka panjang.

"Swasembada pangan ini merupakan program prioritas pemerintah, sehingga tercipta upaya menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat," tutup Kapolres.

Langkah lanjutan yang diharapkan meliputi pembinaan budidaya, pemantauan hasil panen, dan penyediaan akses pasar. Sinergi antarinstansi serta partisipasi komunitas tani dinilai kunci untuk keberlanjutan program.

Dengan inisiatif ini, Desa Lae Hole II menjadi salah satu contoh pelaksanaan program ketahanan pangan skala desa. Pengembangan serupa dapat diperluas apabila dukungan teknis dan pasar terjaga.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait