Pemerintah Perluas Rumah Cahaya untuk Pahlawan dan Keluarga
Pemerintah mendorong kolaborasi penyediaan hunian layak melalui Program Rumah Cahaya sebagai penghargaan bagi para pahlawan. Pada tahap awal, 30 unit dibangun di Serang, Banten, hasil kerja sama PT Bank Tabungan Negara dan Yayasan PHSI. Pernyataan itu disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait pada 1 September 2026.
Siapa penerima dan tujuan program
Program ditujukan kepada warga yang telah berjasa bagi bangsa. Penerima meliputi veteran, mantan atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia, serta keluarga pahlawan.
- Veteran
- Mantan atlet
- Keluarga pahlawan dan ahli waris petugas yang gugur
Kolaborasi lintas pihak
Menteri Maruarar menekankan program semacam ini memerlukan dukungan banyak pihak. Pemerintah tidak mampu bekerja sendiri dalam penyediaan hunian sekaligus memberikan penghargaan.
Saya sebagai Menteri Perumahan sangat senang melihat kolaborasi ini bisa menjadi wujud nyata perhatian kita kepada para pahlawan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri.
Kerja sama yang terlibat mencakup pemerintah, perbankan, yayasan, dunia usaha, dan masyarakat. Peran PT Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi katalis komunikasi dan pendanaan awal proyek.
Yang kami berikan tidak sebanding dengan apa yang Bapak dan Ibu berikan bagi negara. Hari ini bukan hanya kami serahkan kunci rumah, tetapi juga Sertifikat Hak Milik.
Rencana pengembangan
Pembangunan tahap awal berjumlah 30 unit di Serang. Saat ini ada tambahan 42 unit yang disiapkan.
Target pengembangan lebih lanjut diarahkan hingga mencapai 300 unit untuk memperbesar jangkauan manfaat.
Tantangan dan implikasi
Ketua Satgas Perumahan mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah di sektor perumahan. Jutaan warga diperkirakan belum memiliki rumah atau menempati hunian tidak layak.
Kita masih punya tugas yang banyak untuk mencari dan membantu pahlawan-pahlawan yang telah berjasa bagi negara. Bukan hanya veteran dan atlet, tetapi juga mereka yang gugur dalam menjalankan tugas.
Hashim menyoroti kelompok lain yang perlu perhatian, seperti petugas pemadam kebakaran dan tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Kehadiran negara dianggap penting untuk memberi kepastian sosial bagi keluarga yang ditinggalkan.
Keberlanjutan Program Rumah Cahaya bergantung pada perluasan kolaborasi dan pendanaan yang terencana. Jika dikelola konsisten, program ini dapat memperluas akses hunian layak sekaligus menjaga penghormatan terhadap jasa para penerima.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Puan: DPR Terbuka Terhadap Kritik, Siap Benahi Kinerja
Puan Maharani menyatakan DPR terbuka terhadap kritik dan siap berbenah setelah laporan kinerja Tahun Sidang...
DPR Terima 9.205 Pengaduan Masyarakat Sepanjang 2025–2026
DPR RI menerima 9.205 pengaduan sepanjang Tahun Sidang 2025–2026; semua aspirasi diteruskan ke alat kelengka...
Pemerintah Perkuat Koordinasi Humas Pusat-Daerah Lawan Hoaks
Pemerintah perkuat koordinasi humas pusat-daerah untuk mempercepat komunikasi kebijakan dan melawan disinfor...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri EEF ke-11 di Vladivostok
Presiden Prabowo dijadwalkan menjadi tamu utama EEF ke-11 di Vladivostok (1-4 Sept 2026) dan bertemu Preside...
DPR Minta Kemenekraf Susun Roadmap Ekonomi Kreatif Terpadu
Komisi VII DPR minta Kemenekraf susun roadmap terpadu dengan target terukur, pipeline proyek, dan dukungan a...
DPR Gelar Rapat Paripurna HUT ke-81 dan Uji Kelayakan Pimpinan BI
DPR menggelar rapat paripurna 1 Sept 2026 di Senayan untuk peringati HUT ke-81 dan membahas uji kelayakan ca...