Lokal

58 KK di Tapanuli Utara Masih Menunggu Rumah Bantuan KDM

Bagikan:
Pembangunan rumah bantuan KDM di Parmonangan memasuki tahap finishing

Tarutung — Sebanyak 58 kepala keluarga penyintas bencana di tujuh kecamatan Kabupaten Tapanuli Utara masih menunggu rampungnya pembangunan rumah bantuan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan tim. Dana untuk 58 unit tipe 36 senilai Rp75 juta per unit telah diserahkan pada kunjungan 12 Januari 2026, namun progres terhambat utamanya karena masalah penyediaan lahan.

Progres pembangunan per kecamatan

Pembangunan sebagian besar unit sudah berjalan dan memasuki tahap finishing. Namun ada wilayah yang belum memulai pekerjaan karena lahan belum tersedia atau masih perlu pematangan administratif.

Kecamatan Jumlah Unit Progres Rata-rata
Tarutung 8 70% (tahap finishing)
Sipoholon 8 60%
Parmonangan 7 85%
Pahae Jae, Purbatua, Simangumban 14 ~70%
Adian Koting 20 Belum dimulai, sedang konsolidasi lahan
Lainnya 1 Tertunda karena lahan pemilik belum tersedia

Kendala lahan dan administrasi

Pemerintah Kabupaten menyatakan faktor cuaca mempengaruhi pekerjaan, tetapi kendala utama adalah status dan penyiapan lahan. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Tapanuli Utara mengatakan banyak lokasi masih berstatus Areal Penggunaan Lain yang terkait kawasan kehutanan.

"Kalau berada dalam satu hamparan tentu lebih mudah kita fasilitasi untuk pembangunan huntap,"

Konsep pembangunan komunal dianggap paling efisien untuk mempercepat pematangan lahan, penataan kawasan, dan pengerjaan rumah. Namun konsep ini membutuhkan lahan yang cukup luas, sehingga proses pencarian dan administrasi menjadi tantangan.

Upaya percepatan dan target penyelesaian

Kepala Bidang Perumahan dan PSU, Afrinton Siregar, menyatakan sebagian besar unit sudah mendekati penyelesaian. Untuk 20 unit di Adian Koting, pemerintah daerah masih fokus pada konsolidasi lokasi agar pembangunan komunal dapat dilaksanakan.

"Sudah ada beberapa lokasi kita cari di sekitar Parsingkaman. Penyediaan lahan inilah yang menjadi kendala sehingga pembangunan belum bisa dilaksanakan,"

Pemda berharap proses penyediaan lahan rampung secepat mungkin agar pengerjaan 20 unit di Adian Koting bisa dimulai sebelum bulan Juni. Sementara itu, pengerjaan di kecamatan lain terus dikebut agar korban bencana segera mendapatkan hunian layak.

Catatan: Pemerintah daerah menegaskan pembangunan rumah bantuan KDM tetap menjadi prioritas dan akan terus difasilitasi hingga semua penerima manfaat memiliki hunian tetap.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!