Stunting Masih Jadi PR Utama PKK Aceh Besar
KOTA JANTHO – Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, menegaskan stunting tetap menjadi pekerjaan rumah utama bagi seluruh kader PKK. Pernyataan itu disampaikan saat silaturrahmi dengan TP PKK Gampong Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Rabu (20/5). Rita menekankan pentingnya validitas data dan ketelitian pendataan agar program percepatan penurunan angka stunting berjalan tepat sasaran.
Tekankan validitas data dan pendataan
Rita mengatakan penanganan stunting merupakan bagian penting dari pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang harus dijalankan secara serius hingga tingkat gampong. Ia meminta kader melakukan pemeriksaan tumbuh kembang anak dengan cermat dan teliti.
"Stunting menjadi PR utama bagi kita sebagai PKK. Ini juga bagian dari salah satu 10 program pokok PKK yang harus benar-benar kita jalankan bersama,"
Menurutnya, validitas data menjadi faktor penentu langkah penanganan dan tindak lanjut di lapangan. Kesalahan pendataan dapat menghambat penyaluran intervensi yang tepat.
"Pemeriksaan terhadap anak harus betul-betul dilakukan tanpa adanya kekeliruan data. Hal ini guna memastikan tindak lanjut dalam percepatan penurunan angka stunting di Aceh Besar dapat berjalan maksimal," katanya.
Perkuat koordinasi antar tingkat PKK
Selain fokus pada pendataan, Rita mengajak seluruh pengurus memperkuat koordinasi dan komunikasi antara PKK gampong, kecamatan, hingga kabupaten. Ia menilai sinergi akan mendukung keberhasilan program PKK yang sejalan dengan program pemerintah daerah.
Rita juga mendorong keterbukaan dan solidaritas antar-pengurus agar praktik terbaik dan solusi lapangan dapat segera dibagikan.
"Jangan malu bertanya. Jika ada yang keliru dilakukan oleh pengurus PKK gampong, kecamatan maupun kabupaten, kita harus dapat saling mengingatkan dan saling berbagi ilmu," ucapnya.
Peran keluarga dalam pengawasan anak
Rita menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan menjaga moral generasi muda. Ia mengingatkan orang tua untuk aktif mengawasi anak agar tidak terpengaruh pengaruh negatif dari lingkungan luar.
"Kami berharap para orang tua terus meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, terutama anak gadis, sehingga mereka tidak mudah terpengaruh oleh pengaruh buruk dari luar," tuturnya.
Hadirin dan suasana
Kegiatan silaturrahmi berlangsung penuh keakraban dan turut dihadiri sejumlah pengurus TP PKK Kabupaten Aceh Besar serta pejabat lainnya. Hadirin antara lain:
- Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Nurul Fazli SAg
- Ketua DWP Aceh Besar Nurbaiti
- Sekretaris TP PKK Aceh Besar Sri Wahyuna SH MH
- Sejumlah pengurus PKK Kabupaten Aceh Besar
Upaya peningkatan kualitas pendataan, pengawasan keluarga, dan koordinasi lintas tingkatan diharapkan mempercepat penurunan angka stunting di Aceh Besar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...