Sakhyan Asmara Resmikan Rumah Aspirasi Sofyan Tan di Medan
Ketua STIK-P Medan Dr. H. Sakhyan Asmara MSP ikut menggunting pita peresmian Rumah Aspirasi Sofyan Tan di Kompleks CBD Polonia, Medan, Senin (1/6). Peresmian ini dimaksudkan untuk memperluas akses bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu dan mempermudah proses penjaringan penerima bantuan.
Apresiasi atas konsistensi dan komitmen
Sakhyan Asmara memberikan pujian atas konsistensi Sofyan Tan dalam membantu pendidikan masyarakat. Menurutnya, kepedulian itu sudah ada jauh sebelum Sofyan dikenal sebagai tokoh nasional dan anggota DPR RI.
"Saya sangat salut kepada beliau. Sofyan Tan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kalangan atas hingga masyarakat bawah, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras maupun golongan,"
Dia menambahkan bahwa perjuangan Sofyan dalam membantu rakyat miskin berlangsung sejak masa hidup sederhana hingga kini, termasuk selama dua pemilu terakhir saat memperoleh suara terbanyak.
Peran Rumah Aspirasi untuk pendidikan
Sakhyan menilai keberadaan Rumah Aspirasi bersifat representatif dan strategis untuk menjaring calon penerima bantuan pendidikan yang tepat sasaran. Proses seleksi dikatakan berjalan tanpa pungutan dan tanpa biaya kepada masyarakat.
"Rumah Aspirasi Sofyan Tan memiliki peran penting untuk menjaring calon penerima bantuan pendidikan yang tepat sasaran. Prosesnya dilakukan tanpa pungutan liar dan tanpa biaya apa pun,"
Menurutnya, fasilitas ini juga menjadi jembatan antara masyarakat kurang mampu dengan program bantuan pendidikan pemerintah.
Data capaian program pendidikan
Dalam kesempatan peresmian, Sofyan Tan menyampaikan capaian program pendidikan yang telah dijalankan selama tiga periode menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia menyebut angka signifikan penerima bantuan.
"Sampai hari ini, pada periode ketiga saya sebagai anggota DPR RI, anak-anak yang berhasil dibantu sekitar 720 ribu orang. Mereka berasal dari sekitar 3.700 sekolah,"
Sofyan menjelaskan bantuan itu tidak hanya untuk daerah pemilihannya, tetapi juga menyentuh berbagai wilayah di luar Sumatera Utara, termasuk Lampung, Bengkulu, Manado, hingga Papua.
- Jumlah penerima: sekitar 720.000 anak
- Sekolah terjangkau: sekitar 3.700 sekolah
- Wilayah penerima: dari Sumatera Utara hingga wilayah luar provinsi seperti Bengkulu dan Papua
Dampak bagi mahasiswa dan perguruan tinggi
Sakhyan menyampaikan banyak mahasiswa dan sejumlah perguruan tinggi merasakan manfaat dari program kerakyatan yang dijalankan melalui Rumah Aspirasi. Program ini dinilai membuka kesempatan bagi generasi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.
"Program-program yang dijalankan memberi kesempatan kepada generasi muda dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik,"
Peresmian Rumah Aspirasi diharapkan memperkuat mekanisme seleksi dan distribusi bantuan pendidikan sehingga lebih tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Berita Terkait
Polisi Selidiki Karhutla di Beberapa Wilayah Aceh
Polda Aceh menyelidiki kebakaran hutan di beberapa kabupaten; satu kasus di Aceh Tengah diduga sengaja dan p...
Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Sekda Aceh M. Nasir memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Gubernur Aceh untuk memperkuat komi...
Camat Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Batangkuis
Camat Batangkuis pimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di SMU Negeri 1; amanat BPIP tekankan Pancasila se...
Penertiban Tambang Ilegal Sumut Tersendat karena Dukungan Lemah
Upaya Gubernur Bobby Nasution menertibkan tambang ilegal Sumut tersendat karena dukungan minim dari pemerint...
Bobby Nasution: Pancasila Tetap Relevan Hadapi Tantangan Global
Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan Pancasila tetap relevan menghadapi tantangan global saat memimpin u...
Outing SPPG Kerapuh di Samosir Pererat Kekeluargaan Relawan
Dapur SPPG Kerapuh menggelar outing, bonding, dan gathering di Danau Toba Parbaba pada 31 Mei untuk memperer...