Timnas Soft Tennis Pacu Fisik dan Mental Hadapi Asian Games 2026
Tim nasional soft tennis Indonesia mengintensifkan latihan fisik dan mental menjelang Asian Games 2026 di Nagoya. Program pemusatan latihan berlangsung di Jakarta dan dipantau langsung oleh Komite Olimpiade Indonesia untuk memastikan kesiapan atlet sebelum berangkat.
Kunjungan KOI dan tujuan pemusatan latihan
Komite Olimpiade Indonesia melakukan kunjungan kerja untuk melihat langsung proses persiapan tim. Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan performa atlet, baik dari sisi kebugaran maupun kesiapan mental, menjelang kompetisi di Jepang.
Laporan resmi dari Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP Pesti) dirilis pada Jumat, 24 Juli 2026, yang memuat perkembangan program latihan dan evaluasi terakhir tim.
Hasil uji coba internasional di Korea Selatan
Sebelum fokus ke program intensif di Jakarta, delegasi Indonesia mengikuti rangkaian uji coba internasional di Korea Selatan pada pertengahan hingga akhir Juni 2026. Mereka tampil di dua turnamen utama di Incheon dan Sunchang.
Indonesia berhasil membawa pulang tiga medali perunggu setelah bersaing ketat dengan tim-tim kuat Asia. Hasil ini memberi tim banyak pelajaran teknis sekaligus suntikan kepercayaan diri.
Fokus latihan dan struktur pelatih
Evaluasi hasil uji coba di Korea langsung dijadikan dasar untuk menyusun program harian. Fokus utama latihan saat ini meliputi penyempurnaan teknik, akurasi pukulan, strategi permainan, serta peningkatan kondisi fisik agar puncak performa tercapai pada Agustus.
- Pelatih kepala sektor putri: Gularso Mulyadi
- Penanggung jawab sektor putra: Prima Simpatiaji
- Pelatih kebugaran: Robby Sudrajat
"Setiap proses menuju ajang sebesar Asian Games tentu memiliki tantangan. Namun yang paling membanggakan adalah semangat para atlet tidak pernah surut. Mereka berlatih dengan disiplin, pagi hingga sore, membawa tekad yang sama untuk mengenakan lambang Garuda di dada dan mempersembahkan prestasi bagi Indonesia. Mental bertanding mereka semakin matang dan kami optimistis tim ini mampu memberikan hasil terbaik di Nagoya," ujar Buyung Wijaya Kusuma, Sekjen PP Pesti.
"Perkembangan atlet sangat baik dibandingkan awal pemusatan latihan. Hasil uji coba di Korea memberi kami banyak pelajaran sekaligus kepercayaan diri. Kini fokus kami adalah menyempurnakan detail teknik, akurasi pukulan, serta strategi permainan," kata Gularso Mulyadi.
Dengan penerapan evaluasi yang cepat dan program latihan terarah, tim berharap bisa mempertajam performa menjelang keberangkatan. Target jangka pendek adalah stabilisasi kondisi fisik dan pemantapan strategi tanding agar peluang merebut medali di Nagoya semakin terbuka.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Klopp Ditunjuk Pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030
Jurgen Klopp resmi menjadi pelatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030 dengan misi membangkitkan kembali k...
Resmi Gantikan Nagelsmann, Klopp Jadi Pelatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp resmi ditunjuk pelatih timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, menggantikan Julian Nagelsmann se...
Ciputra Golfpreneur 2026, Ajang Pembuktian Pegolf Indonesia
Ciputra Golfpreneur 2026 digelar 26–29 Agustus di Damai Indah BSD; 40 pegolf Indonesia berlaga di Asian Deve...
Jurgen Klopp Resmi Latih Timnas Jerman hingga 2030
Jurgen Klopp resmi ditunjuk melatih Timnas Jerman hingga Piala Dunia 2030, mulai bertugas 15 Agustus 2026 de...
Manchester United Bidik Kemenangan Perdana Pramusim vs Rosenborg
Manchester United akan mencari kemenangan pramusim pertama saat melawat ke Rosenborg, Jumat 24 Juli 2026, us...
Elliot Anderson Resmi Gabung Manchester City
Elliot Anderson resmi ke Manchester City dengan transfer rekor £116 juta dan kontrak lima tahun plus opsi 12...