Olahraga

Srikandi Bulutangkis Putri Singgah ke Rumah Indonesia Usai Menang

Bagikan:
Pemain bulutangkis putri menikmati hidangan Indonesia setelah kemenangan di Asian Games

Tim Putri Badminton Indonesia singgah ke Rumah Indonesia di Aichi-Nagoya, Jepang, usai menaklukkan Mongolia 3-0 pada babak 16 besar Asian Games, Minggu 20 September 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk makan, melepas rindu masakan Indonesia, dan berinteraksi dengan atlet cabang lain sebelum menghadapi perempat final.

Kunjungan singkat setelah laga

Pertandingan lawan Mongolia berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium dan berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Tim Putri. Setelah laga, Rachel Allessya Rose, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan rekan-rekannya langsung menuju Rumah Indonesia untuk makan siang dan istirahat sebentar.

Suasana dan tujuan sosial

Selain makan, kunjungan ini dimanfaatkan sebagai kesempatan bertemu atlet lain dari berbagai cabang. Mereka tampak santai dan akrab, saling mengingatkan soal makanan, serta mencoba fasilitas yang disediakan tim penyelenggara.

"Jangan banyak-banyak sambalnya ya,"

ujar para pemain saat saling bercanda sebelum makan. Mereka juga menikmati layanan cukur rambut gratis yang disediakan tim Chef de Mission.

Menu favorit dan reaksi pemain

Pemain putri tampak menikmati hidangan khas Indonesia. Rachel menyebut kunjungan itu mengobati rasa rindu pada masakan tanah air setelah beberapa waktu berada di Jepang untuk pemusatan latihan.

"Menurut saya, semuanya enak banget. Tadi juga udah lapar, terus ke sini. Ya cukup mengobati rasa kangen sama masakan Indonesia,"

Rachel kemudian menyebut makanan favoritnya.

"Rujak sih. Kalau berat aku suka nasi goreng. Tapi tadi enggak sempat nyoba nasi goreng, udah kebanyakan nasi putih,"

Thalita memberi kesan serupa. Ia mengaku kunjungan ke Rumah Indonesia membantu mengobati rasa lapar dan rindu pada masakan kampung halaman setelah bertanding sejak pagi.

"Enak banget. Abis tanding lapar, kita ke sini, terus mengobati rindu di Indonesia,"

Persiapan dan jadwal selanjutnya

Tim Putri sudah berada di Jepang lebih dulu untuk pemusatan latihan di Tokyo pada 13–18 September. Menurut Thalita, sesi TC itu berlangsung hampir satu minggu sehingga kunjungan ke Rumah Indonesia terasa penting untuk pemulihan mental.

"Karena kita kan udah TC duluan di Tokyo hampir satu minggu lebih juga,"

Dalam kunjungan sekitar dua jam, para pemain mencicipi berbagai hidangan seperti bebek, ayam, dan sop daging serta berinteraksi dengan atlet lain. Mereka kemudian kembali ke penginapan untuk mempersiapkan laga perempat final melawan Chinese Taipei pada 22 September.

Kunjungan singkat ini bukan sekadar soal makan, tetapi juga kesempatan memperkuat kebersamaan tim dan menjaga kondisi jelang pertandingan krusial selanjutnya.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait